Sabtu, 18 Agustus 2018

Saat Nonton Habibie-Ainun, Jokowi Enggak Romantis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono sempat meneteskan air mata seusai menonton film "Habibie dan Ainun" di Bioskop XXI Mall Epicentrum Walk, Jakarta, Senin, 17 Desember 2012. Begitu pula penyanyi Titiek Puspa.

    Namun Joko Widodo berbeda kala menonton tiga per empat film berdurasi dua setengah jam itu. Orang nomor 1 DKI Jakarta ini sama sekali tak meneteskan air mata. Joko Widodo mengaku susah menangis. Termasuk kala melihat film yang dibintangi Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari itu.

    "Wah saya orangnya sulit menangis," kata Jokowi di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin 17 Desember 2012 dengan santai.

    Mengenakan kemeja batik cokelat, Jokowi menilai tentang film berkisah soal Presiden ketiga Indonesia beserta istri itu. "Romantis lah. Sangat romantis. Beliau berdua sangat romantis. Bagus sekali," katanya.

    Menurut Gubernur yang cukup sering membuat gebrakan itu, kisah Habibie dan Ainun dapat memberikan teladan baik bagi para pasangan. Jokowi mencontohkan bagiamana Habibie dan Ainun bisa saling mengisi dan menerima. "Romantisme kehidupan seperti itu sangat langka saya kira," dia melanjutkan.

    Ketika ditanya apakah ingin membuat film dengan istri seperti Mantan Presiden Republik Indonesia itu, Mantan Walikota Solo ini menolak. Ia yakin tidak ada orang yang akan menonton filmnya kalau kisahnya difilmkan. "Saya nggak romantis kok. Ya siapa yang mau nonton (kalau saya bikin film)?"

    MITRA TARIGAN

    Baca juga
    Hari Ini, Pengundian Nomor Urut Pilkada Jabar



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.