Sabtu, 18 Agustus 2018

Dituding Terima Dana Century, Hatta Kontak Timwas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Tempo/Aditia Noviansyah

    Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Raja membantah terlibat ataupun menerima aliran dana Century. "Saya dikatakan menerima aliran dana Century. Ini lagu lama, 1.000 persen fitnah, tidak betul sama sekali," kata Hatta saat ditemui di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2013.

    Begitu mendengar bahwa dirinya disebut-sebut menerima aliran dana tersebut, Hatta langsung menghubungi seluruh anggota Timwas Century. Hatta menanyakan langsung kepada seluruh anggota Timwas, apakah setelah pertemuan dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, nama dia disebut oleh Anas.

    "Mereka jawab tidak betul. Mereka juga tidak tahu kenapa muncul seperti ini, saya pun tidak tahu alasan penyebutan nama saya dalam aliran dana Century," ujar Hatta, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional.

    Karena itulah, ia membantah keras terlibat dalam kasus Century. "Saya juga kirim SMS ke Anas soal itu, tapi belum dijawab. Tapi saya sudah klarifikasi ke Timwas-nya langsung, dan mereka katakan tidak ada penyebutan nama saya," kata Hatta.

    Nama Hatta mencuat setelah tim kecil Timwas Century mendatangi rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut, tim kecil mengklaim menerima sejumlah informasi penting terkait dengan kasus senilai Rp 6,7 triliun tersebut. Bahkan, salah seorang anggota Timwas Century, Ahmad Yani, menyatakan bahwa Anas menyebutkan sejumlah nama yang selama ini tidak pernah diduga terlibat dalam kasus tersebut.

    ROSALINA

    Berita terpopuler:
    Peretas Situs SBY Akan Direkrut Mabes Polri?
    Waspada, Banjir di Jakarta Dinihari
    Rasyid Tak Ditahan, Status Seperti Orang Merdeka
    Pemuda Cabuli Empat Adik Tiri dan Ibu Kandungnya
    Bentrokan Bersenjata di Sabah, 5 Polisi Malaysia Tewas
    Ahok Minta Pengusaha Beli Vila Ilegal di Puncak


     

     

    Lihat Juga