Tiga Puluh Tahun Revolusi Islam Iran

Rabu, 11 Februari 2009 | 12:09 WIB

Komentar (31)

    37       38

    Ahmadyangbejad tak tahu diri. Berkoar mau memusnakan Yahudi. Hasil pemilunya saja curang. Yang demo dibungkam dan sebagian cari suaka.Apa artinya ? Para pemimpinnya diktator. Mau memusnakan Yahudi ? Apa agamanya ? Semua agama bersumber dari bangsa Yahudi. Islam sendiri wajib mengakui Jabur, Taurat, Injil dan Al Quran. Jelas ketiga kitab menyebut Nabi Musa, Ibrahim, Ismail dll adalah bangsa Jahudi. Sejak dulu Yahudi dibenci. Kenapa Tuhan memilih Yahudi sebagai bangsa terpilih ? Itu wewenang dan rahasia Tuhan. Jadi tak perlu menghujad Agama Orang. Jalankan ibadah sesuai keyakinan.

    hei, lo tau apa ttg iran? lo tau apa ttg agama?lo tuh yang sok tau diri
    yg menyebut bangsa yahudi bangsa ter[ilih cuma dikitab buatan elu aja coy.,.,kami wajib mengakui jabur, taurat injil yang asli, tapi tidaj dengan yg sekarang sudah dimanipulasi.,.,.,pikirkan itu.,
    kalo saya sih sederhana saja, saya salut dengan negara iran yang dipimpin oleh ahmaddinejad. walaupun dia di kucilkan dan di tuduh ini itu. tapi dia tetap punya harga diri dan keberanian untuk menjawab semua tanggapan negara barat dan sekutunya. coba kalo indonesia juga punya keberanian yang sama, pasti kita tidak akan di remehkan oleh negara lain di belahan bumi ini...
    14       10

    Iran adalah sebuah negara yg sangat mengagumkan. Mungkin ini bisa jadi bahan bacaan menarik yang ditulis oleh CEO PLN Dahlan Iskan sewaktu berkunjung ke Iran. http://www.pln.co.id/?p=2825

    43       8

    bagi saya ahmadinejad adalah satu dari sedikit kepala negara yang berani bilang tidak atas tirani amerika dan sekutu dekatnya

    Hoahahaha, sayang otaknya kagak dipake ;)
    Hahahahahahahaha.,,.....Ni dia ni antek-antek Nasrani ni......Kata sapa rakyatnya tidak mendukung...????? Saya 27 Tahun disini dan Semua rakyatnya mendukung kok.....Kami Warga Negara Iran selalu mendukung tidak seperti negara kebanggaan kalian AS dan Roma yang pengecut cuma tau adu domba...Sayang OItaknya Raymond kagak dipake :)
    alah cuman orang kepengaruh freemason yg mendukung USA si negara bajingan itu
    45       35

    Bangsa Iran bukan merupakan bagian dari bangsa Arab karena mayoritas penduduk Iran adalah entnis Persia. Juga agama mereka, mahzab Syiah melenceng dari aqidah Islam.
    Iran dengan retorik perangnya terhadap Israel
    belum pernah menembakan satupun rudal kearah Israel, malah dimasa lalu membeli dan menggunakan senjata2 Israel.
    Ahmadinedjad = tong kosong yang nyaring bunyinya.

    cuman iran yang berani menantang israel dan amerika, tuh coba lihat arab saudi yang petro dollar, taunya cuman menjilat pantat amerka saja,
    bener...
    ga ada presiden yang sesederhana presiden iran sekarang ini...
    brani melawan amerika..
    saya orang sunni, nenek moyang saya sunni semua. tapi saya juga cinta syah karena mereka juga menyembah Allah dan mengakui Muhammad sebagai rasul Allah, mau apa lo Ratu Adil?
    Al-fatihah aja gak hafal mau ngomomg syiah-sunni!
    35       31

    Heran, di Indonesia banyak fans-nya. Padahal di negaranya sendiri sang presiden bersama barisan mulahnya dibenci banyak rakyatnya. Saya punya 4-5 kenalan orang Iran, dan tidak satupun yg mendukung hasil pemilu beserta presidennya. Mereka mengatakan, sekitar 60% orang Iran tidak lagi mempercayai para mulah. Selama 30thn kekayaan Iran masuk ke kantong mereka sendiri.

    itu dari teman lho yang g tau apa2 tentang iran, dia toh bukan orang iran, kok tau tentang masyarakat iran, pernah nyurvei ya?? walau saya berbeda mahzab, sy tetap dukung iran yang berani melawan amerikan dan israel
    itu dari teman lho yang g tau apa2 tentang iran, dia toh bukan orang iran, kok tau tentang masyarakat iran, pernah nyurvei ya?? walau saya berbeda mahzab, sy tetap dukung iran yang berani melawan amerikan dan israel
    cuma 5-6 teman aja udah pede menganggap mewakili semua rakyat iran! doesn\'t make sense!
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan