Kegarangan Waduk Tua

Jum''at, 27 Maret 2009 | 14:51 WIB

Komentar (14)

    0       0

    bukti kita tidak pernah evaluasi kondisi, dan tidak ada early warning system yg mmemadai

    salam,
    dullah

    0       0

    jangan salahkan siapa-siapa! coba berkaca pada diri masing-masing! (manusianya,pemerintahnya) apakah sudah benar menjalankan amanah dari Tuhan YME.

    0       0

    Pelajaran berharga buat kita semua. Kalau bukan sesama kita, siapa lagi yang peduli pada kita. Mulai sekarang, mari semua orang Indoesia memberikan apa yang terbaik bagi bangsa kita, di bidang apa pun kita bekerja. Yang Dept. PU bekerja membangun jalan2 dan prasarana lain termasuk waduk dengan memperhitungkan kepentingan & keselamatan warga, yang lain juga begitu. Ayo, kita bisa bikin negara kita tempat yang aman, nyaman dan sejahtera. Di luar negeri berita tentang Indonesia bukannya soal mengirim manusia ke luar angkasa, eh malah soal waduk jebol. Mari buat revolusi budaya kita jadikan bangsa kita disegani dan dihormati. sesuatu yang tidak mungkin dicapai hanya dengan berkeluh kesah dan saling menyalahkan.

    0       0

    Dear Donal Kurniawan, kedua pintu air udah rusak dan tidak bisa dibuka sejak beberapa tahun.....yang lebih memprihatinkan warga sudah tahu tanggul mulai merembes dan malam itu jaga....tapi sepertinya tidak ada system untuk telpon PU atau siapa aja...pokoknya warning system failed, atau not in place at all...

    0       0

    Pemerintah pusat kaga perna melakukan perbaikan tahun 2008, laporan warga datang ke kantor PU pusat aja gak di respon. pintu air bocor warga yang benerin gotong royong.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan