Tiga Malam di Omni

Jum''at, 05 Juni 2009 | 14:29 WIB

Komentar (38)

    0       0

    Bagiku dan ibuku, untuk siapa yang salah, memang sangat sulit untuk diungkapkan. Setelah membaca apa yang ditulis Prita dan Omni, saya tambah bingung. Jadi, ini hanya misteri yang akan diungkapkan. Semoga kebenaran bisa ditunjukkan oleh Yang Maha Kuasa.

    (Maaf jika menyinggung atau apa. Saya tidak bermaksud jika iya)

    suara rakyat suara tuhan...apa bila ada yg mengeluh dan mengkritik kinerja suatu lembaga,perusahaan atau bidang jasa...seharusnya ybs menyikapinya dengan bijak,,...dan perbaiki segala pelayanan......itu lebih baik ketimbang merasa dicemarkan nama baiknya....yang berujung perselisihan yang berujung rugi semua......
    0       0

    ini menandakan hukum di negeri kita milik orang yang berduit, maju terus MBAK PRITA, kami wong CILIK ada dibelakangmu

    0       0

    kasus yg dialami ibu Prita membuat kita prihatin tapi ternyata dibalik semua ini ide briliant timbul dgn adanya koin peduli prita...semoga koin peduli bisa tetap kita galang untuk kemanusian yang lain.

    0       0

    untuk dokter kalau ada kesalahan minta maaf aja cukup bukan cari sensasi malah nuntut akhirnya jadi rame, saya percaya orang mikir dua kali mau kedokter bermasalah

    0       0

    kalau melihat kasus dari luar memang gampang, salahkan sana sini, rumah sakit perlu berbenah (semua tindakan harus berdasar SOP), pasien juga harus fair, menentukan dignosa yang tepat tidaklah gampang, perlu kecermatan, kita semua berpotensi salah jadi mari ber-islah

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan