Gugatan atas Patung Obama Jalan Terus

Senin, 08 Februari 2010 | 11:03 WIB

Komentar (5)

    0       1

    Udah mulai ada komentar komentar bodoh disini. Tempointeraktif membiarkan orang orang tolol berkomentar disini

    Hati2 dengan rekruitmen kader PKS dengan metode brain-washing, habis direkrut, Anda akan loyal abis ama Sikambing ini.. Dipasangi bom bunuh diri pun pasti mau..
    Para mahasiswa, waspadalah..
    0       0

    yang gugat menggugat masalah patung itu cuma mencari popularitas murahan. Apa yang kamu bisa berikan untuk bangsa ini secara real ... tuch kirim sumbangan ke Wasior - Mentawai atau urusin tuch TKI yg bermasalah di arab dan malaysia. jangan ribut masalah patung bikin muak saja membacanya.

    2       1

    ini lah wajah orang indonesia yang benar-benar aneh dan ajaib,, lah orang asing ko malah di bangga-bangakan di negerinya sendiri,, kan lucu itu,, sedangkan para pahlawan yang dulu mati-matian bela negara kok malah di lupakan,,, wooooyy sadarlah ingat jasa pahlawan kita,, buka ingat orang asing

    Gue juga mau menggugat berhala Ka\'bah di Arab sono..
    0       0

    Selain dibuatkan patung masa kecilnya, Obama juga diwujutkan dalam bentuk Wayang Golek tapi bukan yang anak-anak melainkan yang sudah jadi Presiden Amerika. Wayang Golek Presiden Amerika ini bisa dilihat di salah satu kios di Jalan Surabaya. Pemilik kiosnya adalah pembuatnya juga, dan dia terkenal sebagai Dalang Wayang Golek yang sudah berkelana dengan pertunjukannya di Manca Negara.

    Selain Wayang Goleh Obama, Pak Dalang pemilik Kios itu juga membuat Wayang Goleh SBY dan Fauzi Bowo lho!

    Apa lakonnya yang akan ditampilkan dengan wayang golek itu?

    0       1

    patung barak obama di taman menteng

    Gue pengen bikin Ka\'bah sendiri di Solo, lumayan bisa menghemat devisa untuk para haji dari Indon..
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan