Busyro Kandas

Selasa, 03 Januari 2012 | 16:33 WIB

Komentar (6)

    1       0

    Beliau sederhana tapi kan kita tidak tahu kekayaannya ..dan yg dilihat tidak itu tapi keberhasilannya mengungkap kasus kasus besar yang melibatkan orang penting baik di pemerintahan maupun di parpol .. yang kita tahu ketika Busyro menjabat ketua KPK ..beliau tebang pilih dan sangat clear terlihat .. bahkan selalu minta restu presiden dulu bila berhubungan dengan partai demokrat .. bila dengan partai selain demokrat sangat cepat sekali mengusutnya ....

    0       0

    mengapa kasus century tak bs terungkap,,, dan mengapa kasus2 korupsi sulit sekali diungkap,,, mengapa mengapa mengapa (lolos didunia neraka pasti nyata)

    2       0

    Anda sekarang sebagai orang nomor 2 di KPK....tinggal tunjukkan kinerja anda kepada ketua KPK yang tergolong masih minimnya pengalaman...sangat diperlukan dorongan/argumen wakil KPK ....untuk sesegera mungkin menuntaskan century, kasus miranda dan banggar....buktikan bahwa KPK mampu melakukan pemberantasan korupsi dari apa yang dicanangkan dalam Visi dan Misi KPK....dan untuk korupsi yang kecil-kecil nanti dulu....mampukah KPK untuk menutaskan Korupsi dari muka bumi pertiwi......kita tunggu saja.......kelanjutannya...

    4       1

    Masalah kesederhanaan hidup memang harus diakui. Tetapi sebagai pimpinan lembaga yang menangani masalah borok bangsa, Pak Busyro tidak menunjukkan prestasi yang gemilang, selain ngomong di media, tanpa ada kenyataan. Misalnya tentang orang kuat yang memback-up bu Nunun. Apa dan siapa, sampai sekarang tidak ada kejelasan. Waktu di KY beliau juga tidak menunjukkan prestasi yang gemilang. Mungkin para penjabat di KPK merasa khawatir, sebab pak Busyro pernah melakukan pertemuan dengan elit partai Demokrat. Ada apa?

    itulah sampai sekarang century gak selesai2 karena ada busyro di kpk
    8       58

    Yang diminta masyarakat dari KPK itu, tegas, jujur dan ada hasil, bukan penampilan. Soal penampilan proporsional aja. Kalau memang sudah levelnya memakai ruang VIP, ya pakai aja. Kalau memang harus dikawal, ya dikawal saja, demi menncapai tujuan yang lebih besar. Kenapa nggak pakai bus, pakai sendal aja kalau bepergian? Supaya lebih sederhana? Koq tanggung amat.Koq tanggung amat!

    pake aja tuh pasilitas yang penting kinerjanya yg bagus dalam hal pemberantasan korupsi seperti kasus century sama wisma atlet,hambalang dll
  • 1
  • 2
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan