Berita Terkait
Si Perkasa Sepanjang Masa
TEMPO Interaktif, Jakarta: Michael Phelps harus dibuat takjub terkait prestasinya dalam dunia renang internasional. The Baltimore Bullet-sapaan akrabnya berhasil membuktikan kepada publik olahraga dunia jika prestasi harus diraih dengan peluh keringat.
Michael Phelps harus dibuat takjub terkait prestasinya dalam dunia renang internasional. The Baltimore Bullet-sapaan akrabnya berhasil membuktikan kepada publik olahraga dunia jika prestasi harus diraih dengan peluh keringat.
Penampilan The Dolphin Man-julukan lain Phelps menajam ketika berlaga di Olimpiade Beijing 2008. Di pentas di mana atletnya dulu harus telanjang ketika berkompetisi (olimpiade kuno), perenang yang telah mengantongi duit US$ 1 juta dari sponsornya Speedo itu pantas dijuluki manusia super.
Super di sini terkait moto Olimpiade Citius Altius Fortius, yang jika dialihbahasakan menjadi Cepat, Tinggi, dan Kuat. Di total adik dari Whitney dan Hilary itu telah mengoleksi 48 medali sepanjang kariernya. Medali-medali itu terdiri dari: 40 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Itu termasuk medali yang didapatnya dari pentas Olimpiade, Kejuaraan Dunia Renang, dan Kejuaraan Pan Pacific.
Bukan hanya meraih emas di Beijing. Dia membuat aksi unik ketika merebut emas keempatnya pada final nomor 200 meter gaya kupu-kupu, sekaligus mengumpulkan 10 emas . Perenang yang sempat menderita Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)-hiperaktif ini mengaku kacamata renangnya kemasukan air, yang membuatnya sulit menentukan arah pada putaran (lap) kedua.
Tapi dengan kekuatan yang dimilikinya dia berhasil finis di tempat pertama mengalahkan perenang Hungaria Laszlo Cseh, dan perenang Jepang Takeshi Matsuda. Rekor dunia pun dikemasnya dengan catatan waktu 1:52.03.
“Saya tidak bisa melihat apa-apa. Air terus memasuki kacamata renang saya ketika bertanding,” ungkap Phelps yang memastikan diri menjadi atlet tersukses di pentas Olimpiade dengan raihan sementara 13 emas.
Bukan hanya Phelps yang bangga dengan prestasinya. Mel Stewart-pakar renang mengaku “heran” atas apa yang dicapai perenang yang memulai latihannya dengan melenturkan tubuhnya dari atas kepala ke kaki tersebut.
“Michael adalah contoh terbaik yang pernah dibuat alam dalam dunia renang. Kami belum pernah melihat sesuatu seperti dia,” pujinya.
Phelps sangat menghargai waktu. Untuk mendapatkan hasil maksimal dia mencemplungkan badannya ke kolam: enam jam sehari. Itu saja tidak cukup. Diet super ketat juga turut menentukan penampilan dahsyatnya.
Sebagai atlet Phelps melahap 12 ribu kalori per harinya. Orang biasa hanya memerlukan 2,000 kalori. Diet ketat bermula dari pagi hari. Pada permulaan hari Phelps melahap roti isi yang didalamnya terdapat telur mata sapi, omelet, bubur ayam, tiga potong pancake, ditambah dua cangkir kopi.
Makan siang dihabiskan Phelps dengan melahap sepiring pasta, dua daging babi, satu roti isi keju, dan minuman enerji. Menu makan malam Phelps terdiri dari sepiring pasta, satu loyang pizza, dan banyak meminum minuman berenergi.
Asupan makanan ditambah latihan keras itulah yang membuat Phelps tampil menawan. Hasilnya pemilik anjing bulldog Inggris bernama Herman itu mampu memacu jantungnya 30 liter darah per menit ke ototnya. Itu dua kali dari yang bisa dilakukan orang biasa.
Organ tubuh Phelps juga mampu memproduksi asam laktik tiga kali (yang mampu membakar otot). Jumlah asam itu sama dengan ketika orang yang tengah rileks.
Meski mampu mengoleksi banyak gelar sejak berusia belia Phelps tetap pribadi rendah hati. Menurutnya tanpa kerja keras mustahil seorang atlet bisa meraih prestasi yang akan mengharumkan namanya.
“Tidak ada perenang yang tidak bisa dikalahkan,” ungkap Phelps yang yang baru saja menyamai rekor Mark Spitz, menyabet tujuh medali emas dalam satu Olimpiade pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu.
The Daily Mail | Wikipedia | Bagus Wijanarko