Dewan Pertanyakan Pengoperasian Busway Koridor VIII-X

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta mempertanyakan kepastian pengoperasian Busway koridor VIII-X. "Sesuai janji dan komitmen busway jalur tersebut harus difungsikan," kata Sekretaris Komisi B Nurmansyah Lubis, Rabu (03/09).

Menurut Nurmansyah, pengoperasian Busway Koridor VIII rute Lebak Bulus-Harmoni sejauh 26 kilometer, Koridor IX rute Pinang Ranti Pluit sejauh 29,9 kilometer, dan Koridor X rute Cililitan-Tanjung Priok sejauh 19 kilometer, sudah sangat mendesak.

Masyarakat yang membutuhkan transportasi tersebut akan semakin terbantu. "Ini juga bisa meningkatkan pelayanan," ucapnya. Pemerintah, kata dia, sebelumnya beranji untuk mengoperasikan koridor baru tersebut pada bulan ini.

Namun sampai sekarang, belum ada kepastian kapan pengoperasian busway koridor baru itu. Bus yang dipakai, rencananya berasal dari pengadaan bus hasil lelang di Koridor IV-VII.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, terkesan enggan menjawab perihal kepastian pengoperasian Busway Koridor VIII-X. "Kalau nanti diuji, nanti saya ikut mencoba," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M Tauchid Tjakramijaya sampai saat ini belum bisa dihubungi.

Rudy Prasetyo

  • Send
  • Print