Berita Terkait
Persewaan Mobil Daerah Ramai Dipesan
TEMPO Interaktif , Surakarta: Pemudik dari ibu kota yang pulang ke daerah sering kali enggan mengendarai mobil pribadi. Mereka memilih pulang dengan menggunakan sarana transportasi umum, baik pesawat terbang maupun kereta api. Usaha persewaaan mobil pun banyak dicari untuk mendukung mobilitas selama mudik.
“Seluruh armada saya sudah dipesan,” kata Wiratmo, salah seorang pengusaha persewaan mobil berbendera Nusantara Transport di Solo. Bahkan, kebanyakan mobilnya sudah dipesan dari para pelanggan di Jakarta sebelum bulan Ramadan.
Tidak mau repot, dirinya hanya menerima para pemesan yang akan menyewa dalam jangka waktu yang agak lama. “Paling tidak lima hari,” katanya. Harga yang telah ia naikkan tidak membuat para pemesan urung. Satu Toyota Innova yang pada hari biasa di sewakan dengan tarif Rp 300 ribu per hari, dinaikkan menjadi Rp 500 ribu per hari.
Kondisi serupa juga dialami oleh Hiro Transport. Belum lagi pertengahan Ramadan, separuh armada yang dimiliki telah dipesan oleh calon pemudik. “Kebanyakan pelanggan lama,” kata Hero Mahatma, pemilik Hiro Transport. Dirinya yakin seluruh armadanya akan laku disewa hingga mendekati lebaran mendatang, termasuk armada mobil mewah.
Hiro Transport juga menaikkan harga sewanya hingga 50%. Jika pada hari-hari biasa dirinya melepas Toyota Innova dengan harga Rp 500 ribu, pada saat lebaran ini dirinya memasang tarif Rp 750 ribu per mobil per hari. “Sudah termasuk sopir,” katanya.
Seperti juga Nusantara, Hiro Transport juga memilih para pelanggan yang menyewa untuk jangka waktu yang panjang. “Biar kita juga bisa libur lebaran,” katanya. Selain itu, dirinya mengaku kesulitan untuk menyewakan mobil jika sudah terlanjur memasuki masa lebaran.
Hanya saja untuk armada mobil mewah, belum begitu banyak peminat. “Harga sewa cukup tinggi, sehingga kita sudah tidak berani menaikkan harganya,” kata Hero. Seperti mobil Toyota Land Cruiser misalnya, dirinya mematok harga sewa hingga Rp 3 juta per hari, baik untuk hari biasa maupun untuk harga lebaran mendatang.
Ahmad Rafiq