Dulu Asmini Kata Sandi, Kini Teman Polly

TEMPO Interaktif, Jakarta: Nama Asmini yang disebut-sebut dalam percakapan terpidana Pollycarpus Budihari Priyanto dengan Indra Setiawan di telepon diklaim sebagai teman Polly.  "Asmini itu teman saya. Teman istri saya. Dia kena kanker payudara. Sekarang sudah meninggal," katanya.

Pollycarpus, terpidana 20 tahun kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir, hari ini memberikan kesaksian dalam dalam kasus yang sama dengan dengan terdakwa mantan Deputi V badan Intelijen Negara Muchdi Purwoprandjono. Sidang berlangsung  di Pengadlan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/10).

Polycarpus juga mengklaim nama Avi  adalah nama temannya. "Dia istrinya Mayanka Yandu. Dia yang mengurs gaji saya sewaktu saya ditahan di Mabes Polri," ujarnya.

Penjelasan bekas pilot Garuda itu bertentangan dengan kesaksian Indra Setiawan dalam sidang sebelumnya. Menurut Indra, Asmini merupakan  kata sandi untuk menyebut Wakil Kepala Badan Intelijen Negara As''ad Ali. "Pollycarpus yang meminta agar As''ad diganti Asmini," kata Indra dalam kesaksiannya.

Bekas Direktur Utama Garuda itu juga menyebut bahwa Avi adalah nama sandi Muchdi yang waktu itu menjabat Deputi V Penggalangan Badan Intelijen.  "Kalau Pramuka?" tanya hakim. "Itu maksudnya polisi. Tapi saya becanda," kata Pollycarpus.

Munir tewas diracun saat penerbangan  menuju Amsterdam, Belanda pada 6 September 2004. Racun arsenik yang merenggut nyawa bekas ketua Kontras itu diberikan kepada Munitr di Bandar Udara Changi Singapura,  saat pesawat yang ditumpangi transit.

Anton Septian  

  • Send
  • Print