Heboh Kuntilanak di Tanah Tinggi Bikin Pusing Polisi

TEMPO Interaktif, Jakarta: Heboh penampakan pocong di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, membuat  repot polisi. Kerumunan massa yang tak habis sejak tadi malam hingga dini hari, aparat bekerja ekstra.

Tak cuma polisi dari Sektor Johor Baru, bantuan keamanan datang dari Kepolisian Resor Jakarta Pusat. "Ini untuk mencegah kemungkinan terburuk," ujar seorang polisi yang ditemui dini hari tadi.

Menurut dia, personel yang dikerahkan dari Polres Jakarta Pusat  sebanyak satu kompi, ditambah setiap kantor polisi sektor di Jakarta Pusat masing-masing mengirim 10 personel. "Di Jakarta Pusat ada delapan kantor polsek," ungkapnya.

Pagi ini polisi melilitkan pita kuning di depan rumah Susi Susanti, pemilik rumah yang diduga  tempat penampakan mahluk halus. Mahluk tersebut sejak kemarin sore terdengar mengerang seperti orang kesakitan.

Yang aneh, pemilik rumah melarang warga lain termauk polisi mendekat ke sumber suara. Tempo yang mencoba mendekat ke sumber suara, tidak ada yang aneh dalam rumah yang disangka dihuni hantu tersebut.

Sumber suara, mirip orang yang sedang mengeluh sakit di sebuah kamar di lantai dua rumah milik Susi. Tak ada  aura mistik maupun tanda-tanda suara tersebut membahayakan. Mungkin capek, menjelang dini hari sumber suara tak lagi terdengar. Ada yang nyletuk, karena lelah sumber suara itu tertidur.

Ihwal penampakan yang santer digunjungkan berupa pocong, diduga terkait masalah hubungan antartetangga yang kurang harmonis. Namun, siapa yang membuat ulah dengan menyebarkan ada penampakan mahluk halus, polisi masih mencari.

Tapi, beberapa warga terlanjur percaya sumber suara tersebut hantu. "Kayaknya ini sih kiriman," kata seseorang yang enggan disebut namanya, menduga-duga.

Amirullah
 

  • Send
  • Print