Berita Terkait
Astro Hentikan Layanannya
TEMPO Interaktif, Jakarta: Astro benar-benar menghentikan konten layanannya ke PT Direct Vision seperti yang dijanjikan pada Ahad (29/10) pukul 24.00 WIB. Otomatis pelanggan mulai tadi malam sejak 20 Oktober pukul 00.00 WIB tidak dapat menikmati siaran tersebut hingga waktu yang tidak ditentukan.
Seperti ditulis sebelumnya Astro akan menghentikan layanannya jika tidak mencapai titik temu sengketa bisnis dengan grup Lippo PT Ayunda Prima Mitra, anak perusahaan PT First Media.
Seorang pelanggan, A. Raharjo mengaku sudah mengetahui rumor penghentian layanan ini tetapi belum percaya karena belum ada pemberitahuan resmi dari PT Direct Vision. Sebelumnya dia pernah menanyakan hal tersebut ke call center namun belum ada pemberitahuan.
"Tadi malam gambar saluran lokal seperti Metro TV, SCTV tiba-tiba hilang. Pada saluran Astro Awani atau Astro dikatakan tidak ada layanan lagi," ujar Raharjo kepada Tempo, Senin (20/10).
Karyawan swasta ini mencoba mencari tahu melalui situs Astro.nusantara. Namun situs tersebut muncul pemberitahuan situs berubah otomatis ke situs PT Direct Vision.
Pagi tadi, dia mendapat pemberitahuan melalui pesan pendek dari call center PT Direct Vision termasuk soal pengembalian biaya jika ada kelebihan pembayaran. Dia merasa rugi karena sudah membayar biaya langganan lebih awal. "Rugi juga, pemberitahuannya mendadak begini." ujarnya.
Tempo mencoba melihat situs Astro dan ternyata situs tersebut berubah secara otomatis berpindah ke www.directvisiontv.com. Di dalam situs itu manajemen meminta maaf kepada pelanggan karena terhentinya siaran hingga waktu yang tidak ditentukan.
Dalam situs itu manajemen berjanji akan menghubungi pelanggan untuk pengembalian biaya jika telah membayar biaya langganan di muka.
PT Direct Vision sendiri baru akan memberikan keterangan persnya siang ini.
Dian Yuliastuti