Berita Terkait
Jum''at, 23 Januari 2009 | 16:25 WIB
Soekarwo Kalah, Kepala Desa Celurit Warganya
TEMPO Interaktif, Surabaya: Diduga karena pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf dalam pemilihan gubernur, Kepala Desa Pandan Lanjang, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Sanatan, 50 tahun, menclurit salah seorang pendukung Khofifah-Mudjiono.
Hisbullah, salah seorang saksi dari kubu Khofifah yang juga masih keluarga korban menuturkan, kejadian bermula ketika Jumat (23/1) pagi, Mat Ba’I, 45 tahun, mendatangi kediaman Sanatan untuk menjelaskan hasil perolehan suara di TPS 1 tempatnya berada. Di TPS tersebut Soekarwo kalah telak dengan hanya mendapatkan 80 suara dibanding 200 suara untuk Khofifah.
“Klebun (kepala desa) langsung kalap dan membacok korban di atas pantat kiri dan lengan kiri,” kata Hisbullah, ketika ditemui sedang menunggui pengobatan terhadap Mat Ba’I di rumah sakit Dr Soetomo, Surabaya.
Akibat kejadian ini, kulit diatas pantat kiri korban robek hingga 10 centimeter. Tak hanya itu lengan kiri korban nyaris putus. Akibatnya, pihak rumah sakit kemungkinan besar akan melakukan amputasi terhadap lengan korban.
Dihubungi terpisah, salah seorang tim pemenangan Soekarwo, Ana Lutfi, membantah jika kepala desa tersebut merupakan salah satu tim pemenangan dirinya. “Kepala desa tidak boleh jadi tim sukses, jadi kami tidak tahu kenapa sampai ada pembacokan,” kata dia.
ROHMAN TAUFIQ
Web via