Karen Agustiawan Jadi Bos Baru Pertamina

TEMPO Interaktif, Jakarta: Teka-teki siapa pengganti Direktur Utama Ari H. Soemarno akhirnya terjawab sudah. Pemerintah menunjuk Direktur Hulu Pertamina, Karen Agustiawan, sebagai bos baru perusahaan minyak dan gas pelat merah itu.

Pengumuman itu disampaikan oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (5/2/2009). Sebagai Wakil Direktur Utama terpilih Omar S. Anwar, yang kini menjabat Presiden Direktur Rio Tinto dan mantan Direktur Bank Mandiri.

"Karen yang cukup bagus untuk menjadi direktur utama," kata Sofyan. Namun, tidak ada pergantian untuk direksi lainnya. Rencananya pelantikan dua pejabat baru itu akan dilakukan Kamis (5/2) sekitar pukul 15.00 WIB.

Penunjukan Karen bukan berita baru. Sebelumnya Tempo sudah memperkirakan bahwa perempuan kelahiran Bandung, 19 Oktober ini akan menampuki Direktur Utama Pertamina yang baru. "Komisaris setuju dengan penunjukan Karen menjadi direktur utama," ujar sumber tersebut beberapa waktu lalu.

Menurut sumber itu, nama Karen telah diajukan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil. Sebelum menjadi direktur hulu pada Maret 2008, Karen menjabat Staf Khusus Direktur Utama Pertamina. Perempuan berusia 50 tahun ini pun pernah menjadi Manajer Komersial Halliburton Indonesia sebelum bergabung ke Pertamina pada 2007.

Selain Karen, alumni Fakultas Teknik Institut Teknologi Bandung, sejumlah nama lain yang juga disebut-sebut berpeluang menggantikan Ari Soemarno adalah Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal, mantan Senior Country Officer JP Morgan Indonesia Gita Wirjawan, dan mantan Kepala BP Migas Kardaya Warnika.

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Erry Riyana Hardjapamekas serta mantan Menteri Pertambangan dan Energi Kuntoro Mangkusubroto juga masuk daftar kandidat.

ALI NUR YASIN | WAHYUDIN FAHMI | NININ DAMAYANTI | SORTA TOBING | BOBBY CHANDRA

 

  • Send
  • Print