Berita Terkait
Televisi Sulit Jadi Media Idealis
TEMPO Interaktif, Jakarta: Program Manajer Yayasan Sains Estetika dan Teknologi (SET) Gunawan Wiranto menyatakan industri pertelevisian tidak mempedulikan nilai budaya dan moral. Saat menentukan program acaranya, industri televisi 100 persen berorientasi pada rating.
Ditemui di sela acara Penelitian Rating Publik III oleh Yayasan SET, dan Yayasan TIFA serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Jakarta, Kamis (2/4), ia menjelaskan jika satu program acara memiliki rating tinggi, stasiun lain segera membuat tayangan serupa.
Menurut dia, "Mengharapkan televisi menjadi media yang idealis sangat sulit." Gunawan berharap televisi tidak hanya mementingkan rating, tapi juga mempertimbangkan nilai lokal dan moral. "Harusnya televisi menayangkan program yang memiliki rating tinggi tapi juga berkualitas," kata dia.
Penelitian itu mengikutsertakan 220 responden di 11 kota seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Denpasar, Batam, Pontianak, dan Palembang. Riset dilakukan dalam tiga periode waktu yaitu Maret 2008, Oktober 2008, dan Januari 2009.
Dalam penelitian didapatkan hasil acara politik dinilai sangat banyak ditayangkan oleh 65,5 persen responden dengan kualitasnya dinilai baik oleh 49,5 persen responden. Acara ekonomi dinilai ditayangkan dalam jumlah biasa oleh 48,2 persen responden dengan kualitas yang dinilai biasa saja 54,5 persen responden.
Acara hiburan juga dinilai sangat banyak ditayangkan oleh 90,9 persen responden dengan kualitasnya yang sangat buruk oleh 44,1 persen responden. Acara untuk anak-anak dinilai sangat sedikit ditayangkan oleh 45,5 persen responden dengan kualitas dinilai biasa saja oleh 44,5 persen responden.
Acara lain yang juga dinilai yaitu acara tentang dunia pertanian, perkebunan dan perikanan dinilai sangat sedikit ditayangkan oleh 74,1 persen responden dengan kualitasnya yang dinilai biasa saja oleh 56,8 persen responden.
Program acara agama dinilai ditayangkan dalam jumlah biasa saja oleh 42,7 persen responden dengan kualitasnya yang juga dinilai biasa saja oleh 55 persen responden.
Penelitian juga menilai acara berkualitas menurut responden, yaitu Kick Andy di Metro TV, Seputar Indonesia di RCTI, Liputan 6 Petang di SCTV, Jejak Petualang oleh Trans 7, dan Jalan Sesama di Trans 7.
Sedangkan program televisi Muslimah-Indosiar, Suami-Suami Takut Istri-Trans TV, FTV Drama-Indosiar, Bukan 4 Mata-Trans 7, Dangdut Mania Dadakan 4-TPI, dan Cinta Fitri 3-SCTV merupakan program acara yang dinilai paling buruk oleh responden.
REH ATEMALEM SUSANTI