Berita Terkait
LSI: SBY Diperkirakan Menang dalam Satu Putaran
TEMPO Interaktif, Jakarta: Riset terakhir Lembaga Survei Indonesia menunjukkan bahwa presiden saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono, bakal meraup 52,5 persen suara. Jumlah suara ini cukup untuk membuat pemilihan presiden digelar hanya dalam satu putaran.
Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia, Dodi Ambardi, Minggu (5/4), mengatakan tingkat keterpilihan Ketua Dewan Penasehat Partai Demokrat jauh di atas pesaingnya.
Berdasarkan survei terakhir LSI yang digelar 31 Maret-1 April 2009 itu, Megawati Soekarnoputri hanya memperoleh dukungan 18,5 persen. Urutan ketiga ditempati Prabowo dengan 5,6 persen dan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla, dengan 4,4 persen.
Sedangkan Sri Sultan Hamnekubuwono X dan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto, masing-masing memperoleh 3,2 persen suara dan 2,4 persen. "Tingkat keterpilihan Yudhoyono juga paling tinggi jika calon presiden dipersempit jumlahnya," kata Dodi dalam jumpa pers di kantornya.
Jika pemilihan presiden hanya diikuti oleh Yudhoyono, Megawati, dan Kalla, perolehan suara Yudhoyono sebesar 60,3 persen. Sedangkan Megawati dan Kalla masing-masing memperoleh 21,9 dan 6,4 persen suara.
Jika pemilihan hanya diikuti oleh Yudhoyono dan Megawati, Yudhoyono tetap unggul dengan memperoleh 64,5 persen. Sedangkan Megawati hanya memperoleh 23,6 persen.
Lembaga Survei juga memperkirakan Yudhoyono juga unggul jauh jika pemilihan hanya diikuti Yudhoyono dan Kalla. Yudhoyono akan memperoleh 73,7 persen suara, dan Kalla hanya memperoleh 11 persen suara.
Survei ini digelar di 33 provinsi dengan melibatkan 2486 responden. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei 95 persen, dengan margin og error 2,3 persen.
Dalam survei gabungan pada 9-20 Februari silam oleh CSIS, LP3ES, LIPI, dan FISIP UI, Yudhoyono mendapatkan 46 persen dukungan. Anda bisa melihat pasang surut dukungan bagi calon presiden ini di halaman interaktif ini.
PRAMONO
Web via