Berita Terkait
Yudhoyono Tertahan Dua Jam di Bandara Thailand
TEMPO Interaktif, Jakarta: Konfrensi Tingkat Tinggi ASEAN tiga negara mitra, Cina, Jepang, dan Korea Selatan, dibatalkan Pemerintah Thailand karena alasan keamanan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan kembali ke Jakarta pukul 14.30 siang ini setelah tertahan selama dua jam di bandara.
Sebelum balik ke Indoneisa, Presiden dan rombongan sempat tertahan di Bandar Udara Internasional U -Taphao, Pattaya selama dua jam. "Saya baru berkomunikasi dengan Presiden. Presiden memutuskan kembali ke Jakarta satu jam lagi," kata Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, kepada Tempo melalui telepon, Sabtu siang (11/4).
Hatta mengatakan Presiden memutuskan kembali ke Jakarta dan membatalkan kehadirannya setelah PM Thailand Abhisit Vejajiva mengumumkan penyelenggaraan KTT ASEAN ditunda. Penundaan itu dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Presiden dan rombongan sempat tertahan di Bandar Udara Internasional U -Taphao, Pattaya selama dua jam. Hatta mengatakan Presiden dan rombongan terhadang karena demonstran Thailand memblokir jalan.
Demonstran antipemerintah Thailand telah memblokade lokasi acara yang direncanakan sebagai tempat pertemuan di Pattaya. "Presiden sempat tertahan kurang lebih dua jam di bandara," kata Hatta.
Presiden SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudyoyono beserta rombongan bertolak ke Thailand untuk mengadiri KTT ASEAN Plus Three dan KTT Asia Timur pada 11-12 April. Presiden bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma pukul 07.25 pagi tadi. Rombongan presiden menggunakan pesawat kepresidenan Boeing 737- 500 milik Garuda.
NININ DAMAYANTI
* Thailand Genting, KTT ASEAN Batal
* Agenda Yudhoyono Bertemu Tiga Kepala Negara Urung
* Abhisit Berlakukan Status Darurat di Pattaya