Berita Terkait
Pencarian Merpati yang Hilang Diarahkan ke Empat Titik
TEMPO Interaktif, Jakarta -General Manager Corporate Secretary PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) Sukandi mengatakan, pesawat Merpati jenis Twin Otter yang hilang di Papua mendarat darurat di suatu lokasi. Ada empat titik yang diduga menjadi pendaratan pesawat yang membawa 12 penumpang dan tiga kru itu.
"Kami optimistik pesawat hanya mendarat darurat berdasarkan beberapa informasi yang kami terima," ujar Sukandi tadi malam. Pesawat dengan nomor register MZ 9760D tersebut hilang dalam perjalanan dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (2/8).
Di antara empat titik itu, kata Sukandi, merupakan daerah terpencil yang sudah dekat dengan Bandara Oksibil, yaitu Tanah Hitam, Towes, dan Datom. Untuk memastikan informasi itu, Tim SARS yang dipimpin Kolonel Suwandi dari Pangkalan Udara Papua melanjutkan pencarian hari ini. Pencarian pesawat kemarin dihentikan karena cuaca buruk dan sudah menjelang petang.
Dari pencatatan petugas Bandara Sentani, Twin Otter naas ini berangkat menuju Oksibil pukul 10.15 waktu Papua. Seharusnya pesawat mendarat di Lapangan Terbang Oksibil pukul 11.05 waktu setempat. Sampai berita ini diturunkan, maskapai Merpati belum menerima informasi tentang kondisi awak dan penumpangnya.
MARIA HASUGIAN
* Inilah Nama-nama Penumpang Merpati yang Hilang
* KNKT Belum Investigasi, Tunggu Merpati Ditemukan
* Temuan Sementara, Merpati Hilang 10 Menit Setelah Mengudara