Gerakan 9/12 di Makassar Rusuh

TEMPO Interaktif, JMakassar - Kerusuhan melanda Kota Makassar kemarin. Lokasi kerusuhan tersebar di hampir setiap rute arak-arakan sekitar 10 ribu orang. Aparat kewalahan. Unjuk rasa, yang semula dikira berkumpul di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan, itu ternyata terpencar.

Tidak ada korban jiwa, namun insiden perusakan KFC di Jalan Sam Ratulangi sempat membuat panik pengunjung restoran cepat saji itu. Belasan orang lari berhamburan dan berlinding di balik gedung. Diduga ada penyusup dalam aksi memperingati Hari Antikorupsi Sedunia itu. Kerusuhan bersamaan dengan perayaan Hari Nusantara, yang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono batal menghadirinya.

Tanda-tanda kericuhan dalam aksi kemarin mulai terasa saat massa merangsek ke arah jalan tol dan jalan layang. Mereka antara lain membakar foto Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sambil meneriakkan yel-yel berantas korupsi. Polisi tidak bisa mencegah pembakaran foto itu karena jalan layang yang baru di bangun di Kota Makassar itu dikuasai demonstran.

Arus lalu lintas kacau, iring-iringan massa dengan tronton sulit diarahkan. Semuanya mengarah ke jalan layang dan menimbulkan kemacetan parah. "Kami sudah berusaha memberlakukan sistem buka tutup," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan Ajun Komisaris Besar Chevy.
Jalan yang dilanda kemacetan antara lain di depan Taman Makam Pahlawan Panaikang, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan Perintis Kemerdekaan akses ke kantor gubernuran.

Semua pihak menyayangkan insiden ini. "Kami tidak kecolongan. Ada kemungkinan mahasiswa disusupi, terbukti tidak semua pusat konsentrasi massa rusuh. Sedang kami selidiki siapa penyusup itu," ujar Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Inspektur Jenderal Adang Rochjana.

Tentolak aksi menyatakan, "Kerusuhan itu bukan oleh kelompok kami. Itu adalah oknum lain yang sengaja menyulut kericuhan," kata Profesor Qasim Mathar, peserta demo dari Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Sulawesi Selatan. "Kerusuhan itu sangat disayangkan. Tidak biasanya demo mahasiswa berakhir rusuh seperti sekarang ini," kata Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Berikut lokasi kerusuhan  di Kota Anging Mamiri itu


KFC, Jalan Sam Ratulangi
- Seluruh dinding kaca gerai KFC hancur.
- Batu berserakan di dalam gerai.
- Empat mobil warga dirusak.


Mal Ratu Indah, Jalan Sam Ratulangi
- Satu mobil patroli polisi kacanya dihancurkan massa.


Kantor Bank Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman
- Lampu taman dirusak.
- Pagar depan dirobohkan.
- Rambu-rambu lalu lintas dicopoti.
- Sejumlah telur busuk dilempar ke halaman BI.


Flyover akses Jalan Urip Sumoharjo

- Pelemparan batu ke arah kantor dan pertokoan.
- Massa membakar ban bekas.


Kantor Gubernur, Jalan Perintis Kemerdekaan
- Massa melemparkan batu ke arah aparat dan terjadi saling dorong.
- Mobil polisi dikejar dan dilempari.


Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo
- Massa membakar ban bekas, antara aparat dan pendemo aksi dorong.

ELIK | IRWAN

* Rakyat Beri Waktu Presiden 100 Hari

* Boneka Boediono dan Sri Mulyani Dibakar di Kediri

* Demonstrasi Antikorupsi di Jambi Berlangsung Tertib

  • Send
  • Print