Menteri Minta Pemerintah Depok Perhatikan Anak Telantar

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar mengharapkan adanya koordinasi antara pejabat Kota Depok dan instansi terkait untuk lebih memperhatikan penanganan masalah anak telantar.

Hal itu disampaikannya saat menemui empat anak telantar di Yayasan Fathul Khoir, Jalan Sumur Bandung III, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu (27/12) sekitar pukul 09.00 WIB.

Linda Gumelar juga meminta kepada Wasinem alias Yanti, ibu dari empat bocah telantar, Windy (8 tahun), Rizky (4 tahun), Lina (3 tahun), dan Siti (5 bulan), untuk dapat merencanakan hal yang terbaik bagi anak-anaknya. "Ibu nanti bisa bicara dengan pemilik yayasan dan membuat keputusan yang terbaik untuk anak," ujar Linda.

Wasinem sendiri berencana membawa keempat anaknya pulang kampung ke daerah Ciamis. Di sana ada orang tuanya, sehingga ia bisa mengurus anaknya dengan lebih baik. "Saya mungkin mau tani atau kerja apalah," ujarnya kepada wartawan, di Yayasan Fathul Khair.  Rencananya uang hasil kerja akan ia gunakan untuk biaya sekolah anak dan membayar utang-utangnya.

Ketua Yayasan Fathul Khair Bariroh berharap agar Wasinem mengurungkan niatnya untuk pulang kampung membawa empat anaknya. "Lebih baik empat anaknya dan ibunya di sini seterusnya. Ibunya bisa kita pekerjakan di sini dan pendidikan anaknya lebih terarah," kata dia.

Bariroh khawatir jika Wasinem membawa keempat anaknya pulang kampung, penelantaran ada kemungkinan terjadi lagi. Menurutnya, penelantaran anak sudah menjadi penyakit orang tua. "Penelantaran itu penyakit," ujar dia.

Pihak yayasan juga berencana untuk memberi terapi kepada Wasinem dengan memberinya nasihat-nasihat untuk menguatkan imannya. Dengan demikian, diharapkan Wasinem mau lebih memperhatikan keempat anaknya. "Terutama pendidikannya," kata dia.

Sampai saat ini aparat Polres Depok masih berusaha mencari Dadan, ayah dari empat anak telantar itu. Usaha pencarian dilakukan dengan menelusuri daerah PAL. "Kita masih cari ayahnya di PAL, karena katanya dia narik di situ," ujar Kapolres Depok Ajun Komisaris Besar Saidal Mursalin kepada Tempo, Minggu (27/12).

Sementara Wasinem, ibu dari keempat anak tersebut, diserahkan warga Kampung Sidamukti ke Polres Depok Sabtu  malam sekitar pukul 24.00.

TIA HAPSARI 

Berita terkait:

  • Send
  • Print