Berita Terkait
Memunculkan Gurita, Memancing Bantahan
TEMPO Interaktif, Jakarta - Kontroversi buku "Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century" meluas. Mereka yang lembaganya disebut dalam buku karangan George Junus Aditjondro itu ramai-ramai bereaksi membantah Gurita.
Lembaga Kantor Berita Nasional Antara
Separuh dari PSO (public service obligation) LKBN Antara, yang berjumlah Rp 40,6 miliar, mengalir ke Bravo Media Centre, salah satu tim kampanye SBY-Boediono
Bantahan:
"Penggunaan dana PSO LKBN Antara tak mungkin dialihkan." Ahmad Mukhlis Yusuf, Direktur Utama LKBN Antara
Harian Jurnal Nasional
Harian Jurnal Nasional yang terbit pada 2006, bersama majalah dwimingguan Eksplo dan majalah bulanan Arti yang terbit belakangan, hingga saat ini diperkirakan sudah menyerap dana dari Grup Sampoerna sebesar Rp 150 miliar.
Uang disalurkan lewat Bank Century, dan Sampoerna adalah nasabah kakap bank itu. Laporan keuangan Century untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2009 dan 2008 menunjukkan ada penarikan simpanan pihak ketiga sebesar Rp 5,7 triliun.
Bantahan:
"Tidak ada satu sen pun dana talangan Century yang masuk ke Jurnas.u201d Ramadhan Pohan, Pemimpin Redaksi Jurnal Nasional
Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam, Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian
Pola operasinya sama, yakni memadu kedermawanan dengan mobilisasi dukungan politik dan ekonomi untuk Yudhoyono dan Partai Demokrat.
Bantahan:
"Pengurus yayasannya lintas partai. Kalau hanya ke Demokrat atau SBY, bagaimana partai yang lain?" -- Suratto Siswodiharjo, Ketua Umum Yayasan Puri Cikeas
Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam
Mensponsori biaya ibadah umrah bagi lima rombongan ulama (terdiri atas 50 orang per rombongan), setiap orang menelan biaya 1.000 riyal (setara dengan Rp 625 juta dengan kurs Rp 2.500 per riyal Arab Saudi). Asal uang dipertanyakan.
Bantahan:
Sebagian biaya umrah ditanggung sejumlah anggota dan sebagian besar lainnya ditanggung Ketua Yayasan Majelis Dzikir, Harris Thahir. "Dia pengusaha mapan," kata Damrizal, anggota Yayasan Majelis Dzikir dan pernah memimpin Relawan SBY.
Yayasan Kesetiakawanan
Menerima kucuran dana US$ 1 juta dari Joko Tjandra, bos Grup Mulia dan buron kasus Bank Bali.
Bantahan:
"Benar, memang ada aliran dana tersebut. Tapi omong kosong kalau itu terkait dengan dana kampanye." Djoko Suyanto, kini Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Dewan Pembina Yayasan Kesetiakawanan
DWI WIYANA | ANTON SEPTIAN | DIANING SARI | RIEKA RAHADIANA | TITIS SETIANINGTYAS | RIKY FERDIANTO
Web via