Berita Terkait
Hatta Rajasa Akhirnya Pimpin PAN
TEMPO Interaktif, Batam - Tak perlu memakan waktu panjang untuk memilih Ketua Umum Partai Amanat Nasional yang baru, Hatta Rajasa. Dengan mudah ia akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PAN periode 2010-2015. Jauh hari sebelumnya, kemenangannya sudah diprediksi, melihat banyaknya dukungan yang diarahkan padanya.
Proses ini dipercepat saat Majelis Pimpinan Partai Amanat Nasional Amien Rais menyampaikan bahwa pemilihan suara tak berlaku di kongres kali ini. Mengingat sudah ada "gentlement Agreement di antara keduanya".
"Ini hanya butuh waktu 5,5 menit. Sudah ada kesepakatan, supaya ukhuwah," kata Amien menengahi kedua kandidat yakni Hatta Rajasa dan Drajad Wibowo, usai penyampaian visi dan misi keduanya di Hotel Planet Holiday, Batam, Sabtu (9/1).
Amien mengaku sudah mempertemukan Hatta dan Dradjad dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut sudah diperoleh kesepakatan untuk memberikan tampuk nomor satu di PAN itu kepada Hatta.
Usai menyampaikan pidato singkatnya, Amien kemudian mempersilahkan Dradjad Wibowo untuk menyampaikan pidatonya. Dalam forum yang ramai itu, Drajad pun hanya memberikan kata-kata singkat. "Saya mengerti, demi ukhuwah, insya Allah Hatta Rajasa jadi Ketum PAN," kata dia.
Akhirnya, sekitar pukul 12.57 WIB, Hatta Rajasa dinyatakan sebagai Ketua Umum partai berlambang matahari terbit ini untuk periode 2010-2015. Yel-yel Hatta pun terus bergema di dalam ruang sidang, seperti sebelum acara dimulai.
Sebelumnya, keributan sempat mewarnai kongres ini. Muhsin Kasim, Sekretaris DPD, Bolang Mangondo, Sulawesi Utara mempermasalahkan panitia yang dianggapnya tidak adil. Menurut dia, dari Sulawesi Utara seharusnya ada 33 wakil. Namun hanya sembilan orang yang mendapat identitas.
"Itu pun ada peserta siluman, yang sudah diberikan id card oleh panitia," kata dia. Di luar ruangan, Muhsin sempat berteriak-teriak agar kongres dibubarkan saja.
Dia mengaku masuk ke acara kongres dengan menggunakan tanda pengenal orang lain dengan nama Roy Layai dari DPD Situra yang diberikan panitia. Ini terpaksa dilakukannya agar bisa masuk ke acara kongres. "Bukan soal dukung siapa, tapi panitia tidak fair," kata dia.
Namun ternyata, Hatta yang juga Menteri Koordinator Perekonomian, terpilih dengan mudahnya. Ia menang secara aklamasi, tanpa harus melalui proses pemilihan.
MUNAWWAROH | RUMBADI DALLE
Berita Terkait:
* Kader PAN Asal Sulawesi Utara Ngamuk Minta Kongres Dibubarkan
Web via