foto

Gayus Tambunan



Gayus Tambunan Diduga Kabur ke Luar Negeri

TEMPO Interaktif, Jakarta - Namanya menjadi santapan media massa dalam beberapa hari terakhir. Namun, sosok dan keberadaannya tetap misterius. Dialah Gayus Halomoan P. Tambunan.

Gayus merupakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak golongan III-A yang namanya disebut terkait dugaan makelar kasus di Kepolisian. Kini, pegawai negeri yang sempat memiliki uang Rp 25 miliar di rekeningnya tersebut menghilang tanpa jejak.

Upaya Direktorat Kepatutan Internal Transformasi Sumber Daya Aparatur Direktorat Jenderal Pajak, memeriksa Gayus hari ini (24/3) batal lantaran pegawai golongan III-A tersebut tak memenuhi panggilan.

“Sudah kami kontak dari semalam (Rabu) sampai hari ini, tapi tak diangkat. Kami cari di lingkungan internal, juga tidak ada,” kata Direktur Kepatutan Internal Transformasi Sumber Daya Aparatur Direktorat Jenderal Pajak, Bambang Basuki, kepada Tempo, Kamis (25/3).

Menurut Basuki, Gayus memang tak wajib lapor kepada Direktorat Kepatutan Internal tiap hari. Namun, sesuai standar prosedur operasional, setiap pegawai yang dipanggil Direktorat Kepatutan wajib hadir. “Kami juga sudah cari hingga ke atasannya, temannya, semua tak tahu keberadaannya. Bahkan telepon dari atasannya langsung tak diangkat,” ujar Basuki.

Tempo juga telah berusaha menghubungi Gayus sejak tadi malam, namun telepon genggamnya tak aktif. Pesan pendek yang dilayangkan Tempo tadi malam hingga Kamis pagi tadi pun tak sampai apalagi dijawab.

Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, pesan pendek tanda pesan-pesan sebelumnya terkirim pun tiba. Tempo berusaha menelepon langsung dan tersambung. Namun, Gayus tak mengangkat telepon genggamnya. Nada sambung yang terdengar sambungan roaming internasional.

Sumber Tempo di internal Direktorat Jenderal Pajak menduga Gayus tak lagi berada di Jakarta. Bahkan, jajaran pimpinan Direktorat pun kini mulai resah. Mereka menduga pegawainya tersebut sudah kabur ke luar negeri. “Curiga sudah kabur,” kata sumber tadi.

Meski Gayus tak hadir, Bambang mengaku akan terus melanjutkan pemeriksaan. Beberapa dokumen saat ini telah berada di tangan investigator. “Kami akan periksa terus, sambil koordinasi menunggu keberadaan GHT (Gayus),” kata Bambang.

Nama Gayus belakangan menjadi sorotan setelah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Susno Duadji, menyebutkan ada dugaan praktek makelar kasus perpajakan yang melibatkan sejumlah perwira di kepolisian. Susno menuding kasus itu sengaja tak dilanjutkan setelah barang bukti uang yang sempat diblokir dalam rekening Gayus dibagi-bagi oleh penyidik, meski akhirnya dibantah kepolisian.

Kasus ini bermula dari penyidikan kepolisian terhadap Gayus atas dugaan pencucian uang dan penipuan. Kasus Gayus ini diawali laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan yang mencurigai sejumlah transaksi senilai Rp 25 miliar di rekening staf penelaah keberatan dan banding Direktorat Jenderal Pajak tersebut.

Namun, dalam proses ini, penyidik kepolisian hanya menemukan bukti pidana pada transaksi senilai Rp 395 juta. Atas kasus ini, jaksa menuntut Gayus 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun.

Sidang terhadap Gayus pun dimulai 13 Januari 2010 di Pengadilan Negeri Tangerang. Selama tiga bulan masa persidangan itu, pengadilan mendengarkan 15 orang saksi. Hasilnya, Hakim Ketua Muhtadi Asnun beserta Haran Tarigan dan Bambang Widiatmoko sebagai hakim anggota memutus bebas Gayus.

Kasus ini kembali mencuat sebagai dugaan makelar kasus yang dilontarkan Susno Duadji. Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) itu menuding kasus Gayus sengaja tak dilanjutkan setelah barang bukti uang yang sempat diblokir dalam rekening Gayus dibagi-bagi oleh penyidik.

Tak pelak, pernyataan Susno itu pun menjadi sorotan nasional terutama oleh Tim Satuan Tugas Mafia Hukum bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun mengaku telah memerintahkan langsung kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk memeriksa tudingan tersebut.

AGOENG WIJAYA

 

Berita Terkait: 

 Gayus Tak Lagi Datang ke Rumah Mertuanya 

 Gayus Tambunan Hilang, Bos Pajak Pusing Tujuh Keliling

  Gayus Tambunan Ternyata Pegawai yang Oke

  • Send
  • Print