indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Sri Mulyani Indrawati. ANTARA/Prasetyo Utomo



Sri Mulyani Muncul, Aksi Boikot Warnai Sidang Paripurna

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sejumlah Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat melakukan aksi boikot, atas hadirnya bekas Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Sidang Paripurna, Kamis (20/5). Sri Mulyani diduga bertanggung jawab dalam kebijakan bailout Bank Century.

Fraksi Hanura melakukan aksi walk out sidang dengan didahului interupsi. Ahmad Fauzi dari Fraksi Hanura menginterupsi pimpinan sidang, dan meminta fraksinya akan memboikot sidang. "Izinkan kami meninggalkan ruang sidang ini. Kami menghormati rekomendasi DPR yang mengatakan kebijakan bailout dinyatakan salah," kata Fauzi.

Fauzi mengatakan sikap fraksinya itu bukan dilandasi kebencian kepada Sri Mulyani. Tapi karena semata-mata ingin konsisten terhadap keputusan DPR soal Century. "Salam hormat dan perpisahan kami kepada Ibu Sri Mulyani," kata dia.

Selain Hanura, sejumlah anggota PDI Perjuangan usai membubuhkan tanda tangan langsung balik badan meninggalkan ruang sidang paripurna. Saat ditanya mengapa beberapa rekannya langsung pergi dan tidak masuk ruangan terlebih dulu, Arif Budimanta berdalih, "Tidak apa-apa, (anggota) ada rapat mungkin."

Menghindari rapat juga dilakukan Ketua Bidang Politik PDI Perjuangan, Puan Maharani. Usai menerima bahan dan tanda tangan daftar hadir, Puan langsung balik arah. "Ngga ngga, kita ada rapat kok," kata dia.

Hanya Budiman Soejatmiko yang mengatakan kalau Fraksi PDIP tetap konsisten menolak Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Tidak personal, tapi kami konsisten saja," kata dia.

Pimpinan sidang Priyo sebenarnya sudah berusaha menahan aksi boikot itu. Dia mengutip UU tentang MPR, DPR, DPD, DPRD Pasal 157 ayat (2). Di situ, kata Priyo, pemerintah menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok fiskal pada tanggal 20 Mei.

"Ini adalah amanat undang-undang yang harus kita lakukan," kata dia. Tapi rupanya keinginan boikot Fraksi itu tidak bisa dibendung lagi.

Sri Mulyani terlihat hadir dalam rapat paripurna DPR. Sri datang sekitar pukul 10.00. Saat dicegat wartawan, Sri Mulyani enggan berkomentar apapun termasuk seputar figur baru menteri yang akan mengganti dirinya. Kerumunan wartawan yang mengejarnya hanya dibalas dengan senyuman.

Agenda paripurna hari ini adalah membahas pokok-pokok pendahuluan RAPBN tahun anggaran 2011, dan hasil pembahasan calon Deputi Gubernur BI yang dilakukan Komisi XI.

AMIRULLAH | MUNAWWAROH

Komentar


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Cuek saja SMI, rakyat mendukung anda 2014 Inilah contoh soal kenapa orang-orang gila di Senayan itu bisa kalah ditahun 2014. Tidak santun dan tidak memiliki jiwa sportivitas. Nanti ditahun 2014 mereka akan menerima karmanya Sebagian besar rakyat Indonesia yang masih waras akan mendukung SMI yang berani tegas.Tidak seperti SBY yang tidak berani tegas untuk membela anak buah.
0
0
Saat saya mengajar mahasiswa saya selalu mengingatkan bahwa TITIP ABSEN, atau MENGISI DAFTAR HADIR lalu pergi, itu sama dengan menipu diri sendiri, sama dengan KORUPSI. Dan kalau masih mahasiswa sudah korupsi waktu, sudah kerja nanti tetap saja akan korupsi waktu dan uang!! Ternyata, eh... itu merupakan contoh dari yang namanya seorang wakil rakyat?? Bahkan oleh seorang keturunan proklamator negeri ini??? Absen untuk uang? Kemana nurani anda-anda yang menamakan diri wakil rakyat? Itulah salah satu bukti Indonesia belum bisa menempuh jalan demokrasi. Sebab demokrasi berarti suara terbanyak. Nah karena mental banyak yg tidak siap, jadilah mental (maaf) bodoh dan korup yang menang. Jadilah negara ini tetap tertinggal dengan negara tetangga, sehingga tetangga kita itu bahkan berani mengambil pulau pulau kita!!
0
0
HAYYYAAA!!! Ruapanya PDIP dan HANURA isinya kebanyakan VIRUS dan BAKTERI YANG TAK BERGUNA! Pantas saja gak pernah menangi PILPRES dan PILEG......, PUAN/pdip DAN hanura bersama KRONINYA RUPANYA LEBIH RAKUS DARIPADA PENGEMBAT CENTURY SOALNYA RECEHAN DICOLONGIN PAKAI TANDATANGAN, APALAGI YANG UANG MILYARAN!!!!
0
0
PDIP A_N_J_I_N_G....ketuanya KEBO....HANURA A_J_I_N_G J_U_G_A...ketuanya tukang jagal bengis.
0
0
Hahaha... Gak masuk sidang tapi tetep tanda tangan masuk... Gak mau kehilangan \'receh\' juga hahaha...
Selanjutnya