foto

Hari Kemerdekaan Malaysia ke-53 di Bukit Jalil Putra Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia (31/8). AP/Mark Baker



Malaysia Kobarkan Patriotisme  

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Dipenuhi semangat patriotisme, sekitar 10 ribu warga Malaysia kemarin berkumpul bersama para pemimpin nasionalnya di stadion tertutup Putra, Bukit Jalil, untuk merayakan ulang tahun ke-53 Malaysia.

Perayaan bertema "Transformasi Nasional Malaysia Satu" yang untuk pertama kalinya digelar di ruangan tertutup itu dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, pembacaan sumpah, hingga atraksi kehebatan tentara Malaysia.

Semua petinggi Malaysia hadir dalam acara itu. Di antaranya Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Sultan Malaysia Mizan Zainal Abidin, Wakil Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, hingga bekas Perdana Menteri Mahathir Mohamad. Semua menggunakan batik Malaysia yang dibuat secara khusus.

Stadion itu gemuruh dalam semangat patriotisme setelah kata "merdeka" diteriakkan tujuh kali, disusul teriakan slogan "Malaysia, Rakyat Didahulukan, Pencapaian Diutamakan".

Dalam pidatonya, Najib sama sekali tak menyinggung hubungan negaranya dengan Indonesia, yang saat ini menegang. Namun Najib menyatakan pemerintah Malaysia siap menghadapi segala macam ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pemerintah, Najib melanjutkan, sangat serius mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsanya. "Dalam kerangka instrumen legal maupun berdasarkan kekuatan dari diri kita sendiri," dia menegaskan, disambut tepuk tangan hadirin.

Najib juga meminta rakyatnya terus menjaga persatuan dan kesatuan nasional. Ia mengingatkan bahwa Malaysia adalah tanah air tempat mereka lahir, dibesarkan, dan tempat untuk mendapatkan kebahagiaan hingga akhir hayat.

Di Jakarta, hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan memberi keterangan tentang sikap pemerintah terhadap hubungan Indonesia-Malaysia yang tak juga mendingin. "Saya perlu menjelaskan langsung karena wacana politik masih terjadi di masyarakat," kata dia.

BERNAMA | THE STAR | SUNARIAH | DWI RIYANTO AGUSTIAR

Berita terkait:

 

  • Send
  • Print