Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Timur Pradopo (kedua kiri), bersama Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Pol Sutarman (kanan), usai serah terima jabatan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta (7/10). ANTARA/Khalsa
Berita Terkait
Timur Pradopo Dapat Restu Mutlak Komisi III
TEMPO Interaktif, Jakarta -Pencalonan Komisaris Jenderal Timur Pradopo untuk menjadi Kepala Kepolisian RI berjalan mulus.
Semua perwakilan fraksi di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kamis malam ini (14/10) menyetujui Timur menjadi pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri.
Fraksi Demokrat dan Fraksi Golkar menerima pencalonan Timur tanpa catatan. Kedua fraksi besar ini menilai Timur, bekas Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, bakal mampu memimpin Polri. "Tetapi kami tetap meminta supaya tunggakan kasus tetap dituntaskan," kata Didi Irawady saat menyampaikan pandangan fraksinya.
Eva Kusuma Sundari yang mewakili Fraksi PDI Perjuangan juga menyatakan menerima Timur dengan empat catatan. PDI Perjuangan, antara lain, meminta Timur menuntaskan sejumlah kasus menonjol, seperti pengusutan kasus Bank Century. “Juga jangan ada lagi kasus kekerasan berbasis agama,” kata Eva.
Mewakili Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fachri Hamzah menyatakan menerima pencalonan Timur dengan sembilan catatan. "Semoga setelah terpilih bisa lebih dewasa dan matang," kata Fachri. Fraksi Partai Amanat Nasional dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan juga menerima Timur dengan beberapa catatan.
Ketua Komisi III Benny K Harman menyatakan akan segera membawa putusan ini ke rapat Badan Musyawarah DPR terdekat atau Rapat Konsultasi Pengganti Badan Musyawarah. "Setelahnya disampaikan ke sidang paripurna," kata Benny.
Sejumlah anggota Komisi Hukum langsung memberikan ucapan selamat bahkan melakukan aksi cium pipi kanan-cium pipi kiri dengan Timur. Tetapi hingga akhir, Timur tidak memberikan langkah-langkah konkret yang langsung dikerjakan setelah terpilih.
"Intinya, apa yang jadi program-program saya bisa diakomodir pimpinan komisi III selanjutnya. Saya belum Kapolri, menunggu proses sesuai dengan yang berjalan (pelantikan). Jadi saya belum bisa menyampaikan," kata Timur Pradopo.
Ditunggu selama beberapa saat hingga pukul 23.50, Timur hanya keluar dari ruang tamu tanpa menambah pernyataan. "Terimakasih ya," ujarnya berkali-kali saat dikelilingi para jurnalis.
ARYANI KRISTANTI