foto

Pawai masyarakat Yogyakarta menuju Gedung DPRD untuk menghadiri sidang rakyat, Yogyakarta, Jateng (13/11). TEMPO



Sidang Rakyat Digelar, Malioboro Nyaris Lumpuh

TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Aktivitas ekonomi di sepanjang Jalan Malioboro nyaris lumpuh akibat membludaknya peserta aksi pendukung penetapan Gubernur di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (13/12) siang.

Dalam rapat paripurna yang akan dimulai siang ini, Dewan akan memutuskan apakah mendukung penetapan Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY atau mendukung pemilihan gubernur secara langsung.

Toko-toko tutup. Adapun emperannya, yang biasa dipadati pedagang kaki lima yang menjual suvenir dan baju-baju batik, memilih meliburkan diri. "Mereka (PKL) ikut demo," kata Supri, 52 tahun, seorang tukang becak yang biasa mangkal di jalan Malioboro.

Lelaki warga Godean, Yogyakarta, itu mengatakan sejak pagi tadi tak satu pun pedagang kaki lima membuka lapak dagangan. Menurut dia, sejak beberapa hari lalu, mereka berniat gabung dalam aksi itu. "Dari ujung ke ujung (jalan Malioboro) sama. Sepi semua," kata dia.

Tak hanya toko dan pedagang kaki lima yang memilih libur, para tukang becak pun kehilangan penghasilan. Sembari duduk di atas becaknya, mereka memilih memarkir becak di beberapa titik lokasi parkiran.

Supri misalnya, seharian ini tak mendapat penumpang. Padahal di hari biasa, setidaknya Rp 25 ribu-Rp 30 ribu dapat dia kumpulkan dari mengantar penumpang.

Sejumlah turis asing yang tidak mendapat informasi akan penutupan jalan itu terpaksa kelaparan. Steve Yonas, wisatawan dari Australia, mengaku sudah berjalan sepanjang 1 kilometer untuk mencari makan siang tapi beberapa kedai tutup. Begitu juga dengan toko-toko di sejumlah kawasan di Malioboro.

Satu-satunya kedai yang buka hanya restoran KFC di depan gedung Dewan. Itu pun hanya buka 2 jam. Menjelang sidang mereka buru-buru menutup gerainya. Steve dan sekitar lima orang kawannya terpaksa berlari-lari ke KFC.

Menjelang siang, ribuan warga Yogya tumpah di jalan Malioboro, Yogyakarta. Mereka ikut berpawai bersama sejumlah paguyuban dan komunitas dan ramai-ramai berjalan kaki ke Gedung DPRD Yogyakarta, Jalan Malioboro, untuk menghadiri ''sidang rakyat''

Tampak dalam arak-arakan itu adik Sultan HB X, Prabukusumo dan rombongan. Sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PDIP seperti Hasto Kristiyanto. Warga Yogya dari berbagai elemen membawa aneka spanduk. Misalnya ada yang membawa spanduk bertuliskan SBY = Sumber Bencana Yogya. Ada juga ,"Sultan Yesss!"

ANANG ZAKARIA | WIDIARSI AGUSTINA

Berita terkait:

 

  • Send
  • Print