foto

Garis polisi melintang di depan lokasi kejadian pascapenyerangan terhadap warga yang diduga menganut aliran Ahmadiyah di desa Umbulan, Kec Cikeusik, Pandeglang, Banten, Senin (7/2). Kemarin siang, sejumlah massa menyerang rumah milik keluarga Suparman. TEMPO/Eko Siswono Toyudho



Kepala Polda Banten Diperiksa Terkait Tragedi Cikeusik

TEMPO Interaktif, Pandeglang - Inspektorat Pengawasan Umum Markas Besar Kepolisian RI memeriksa Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigadir Jenderal Agus Kusnadi dan dua pejabat bawahannya. Tindakan itu diambil setelah penyerangan terhadap pengikut Ahmadiyah di Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Ahad lalu, yang menewaskan tiga orang.

Tim pemeriksa dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum Mabes Polri Komisaris Jenderal Nanan Soekarna.

"Kami akan melihat dulu, apakah prosedur tetap kepolisian dilakukan atau tidak saat menangani kasus Cikeusik," kata Nanan seusai pemeriksaan kemarin. Jika hasil pemeriksaan menyatakan ada kesalahan prosedur, "Maka, kita akan berikan sanksi," ujarnya.

Bawahan Kepala Polda Banten yang turut diperiksa adalah Kepala Kepolisian Resor Pandeglang Ajun Komisaris Besar Alex Fauzi Rasyad dan Kepala Kepolisian Sektor Cikeusik Ajun Komisaris M. Supur. Sejumlah anggota kepolisian juga diperiksa.

Masalah juga membelit kepolisian di Temanggung, Jawa Tengah. Pasca-penyerangan massa terhadap tiga gereja di Temanggung dua hari lalu, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Temanggung mendesak Kepala Polri Timur Pradopo agar mencopot dua pejabat kepolisian di Jawa Tengah. Mereka adalah Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Edward Aritonang dan Kepala Polres Temanggung Ajun Komisaris Besar Anthony Agustinus Koylal.

"Keduanya tak bisa menjalankan deteksi dini, tidak mampu mengantisipasi kerusuhan, dan tak bisa melakukan pembinaan terhadap anggotanya," kata Sekretaris FUIB, Taufan Sugiyanto, saat dengar pendapat dengan DPRD Temanggung di gedung Dewan setempat kemarin.

WASI’UL ULUM | ROFIUDDIN | DWI WIYANA

Berita terkait 

Menteri Kecam Ormas Tukang Sweeping

Kapolri: Ada Penggerak dalam Penyerangan di Cikeusik

Djoko Suyanto: Perusuh Bisa Ditembak di Tempat 

  • Send
  • Print