foto

Agus Martowardojo. TEMPO/Eko Siswono Toyudho



Soal Pembelian Saham Newmont, Agus Marto Jalan Terus

TEMPO.CO, Jakarta - Pembelian 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara oleh pemerintah tak bisa dihentikan. Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, meski tanpa persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, rencana itu jalan terus. "Kami segera melakukan pembayaran," kata dia kepada Tempo akhir pekan lalu.

Menurut Agus, pemerintah sudah berhasil memperoleh harga rasional dari penawaran US$ 271 juta menjadi US$ 246,8 juta. Dengan kurs Rp 8.500 per dolar Amerika Serikat, harga 7 persen saham itu setara dengan Rp 2,1 triliun. Artinya, ada penghematan yang dilakukan pemerintah sekitar Rp 200 miliar.

Proses pembayarannya, menurut Agus, masih harus menunggu surat persetujuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh. "Sudah ditunggu sebulan suratnya belum keluar juga," kata Agus. Surat itu, dia melanjutkan, akan dilaporkan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal, yang bakal mengumumkan perubahan pemilik saham.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Thamrin Sihite, mengatakan lembaganya saat ini menantikan kelengkapan dokumen baik dari pihak Newmont maupun Pusat Investasi Pemerintah. Berkas yang harus dilengkapi sangatlah tebal dan kompleks sehingga memerlukan waktu relatif panjang.

Dia menegaskan, tidak ada jangka waktu tertentu untuk melengkapi berkas administrasi. "Tidak ada aturannya, kalau berkas lengkap bisa diserahkan," ujar Thamrin.

Penjualan saham PT Newmont kepada pihak Indonesia sangat berliku. Sebanyak 51 persen saham produsen tembaga dan emas ini diperebutkan sejumlah perusahaan. Sebanyak 24 persen saham telah dikuasai PT Multi Daerah Bersaing, yang 75 persen sahamnya dikuasai oleh PT Multi Capital (milik kelompok usaha Bakrie), dan sisanya oleh PT Daerah Maju Bersama (DMB). PT DMB dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

 ANANDA BADUDU | GUSTIDHA BUDIARTIE | ERWINDAR



Berita terkait:



 Pemerintah Gagal Melobi Sekretariat Gabungan



 DPRD NTB Akan Bentuk Pansus Royalti Newmont



 Pembelian Saham Newmont Terhalang Menteri Energi

  • Send
  • Print