foto

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di halaman rumahnya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/10). Hari ini SBY berkantor di kediaman pribadinya dengan agenda bertemu wakil menteri dan pimpinan partai politik anggota koalisi. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo



Hasil Perombakan Kabinet Mengecewakan

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil kocok ulang menteri kabinet Indonesia bersatu dinilai mengecewakan. Peneliti Senior Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Oce Madril menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lebih dipengaruhi pertimbangan politik daripada kinerja.

Apalagi, kata Oce, menteri yang diduga terkait dengan sejumlah kasus suap dan korupsi justru dipertahankan. Seperti Muhaimin Iskandar dalam kasus suap proyek transmigrasi dan Andi Mallarangeng dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games Palembang.

Karena tidak jelas, Oce tak berharap banyak dari kabinet baru itu. "Kabinet Indonesia Bersatu jilid II lebih banyak omong kosongnya," katanya.

Anggota badan pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho juga meragukan enam tokoh baru, yang masuk kabinet dan dipanggil Presiden kemarin, bisa bekerja lebih baik. "Karena belum tuntas kinerja satu sudah ganti yang lain," katanya.

Bekas Wakil Ketua MPR Amien Rais menilai SBY tak berani bertindak tegas terhadap menteri-menteri dari partai politik. Seharusnya, kata dia, Presiden berani mengganti menteri yang kinerjanya buruk.

"Ini pertaruhan luar biasa SBY, jika gagal rakyat akan semakin pesimistis," katanya di Purwokerto kemarin.

Sementara Pengamat politik Komaruddin Hidayat menilai Presiden masih tersandera partai politik sehingga hasilnya adalah kabinet kompromistik. "SBY ingin menunjukkan bahwa dia menanggapi kritik masyarakat tapi tetap mengakomodir orang-orang partai."

Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan reshuffle tidak akan menyelesaikan persoalan jika bertujuan menyenangkan partai koalisi. Misalnya, penambahan wakil menteri yang justru akan menimbulkan gesekan dengan menterinya.

Kemarin, Presiden SBY memanggil enam wajah baru di kabinet. Mereka adalah Dahlan Iskan, Azwar Abubakar, Amir Syamsuddin, Marciano Norman, Gita Wiryawan, dan Djan Farid.

Hari ini, keenam calon menjalani tes kesehatan. Lalu sore harinya pemanggilan akan dilanjutkan sebelum Presiden mengumumkan hasilnya pada pukul 20.00 WIB. Besok pagi, para menteri akan dilantik.

RIRIN AGUSTIA | RINA WIDIASTUTI | AHMAD RAFIQ | AGUS PURNOMO | DEDDY S

Berita terkait:



Wajah-wajah Baru di Kabinet Reshuffle SBY - Boediono



PKS Akan Evaluasi Hasil Perombakan

  • Send
  • Print