Pesawat Hercules TNI AU Terbakar di Aceh

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebuah pesawat angkut jenis Hercules milik TNI AU tergelincir dan terbakar saat melakukan pendaratan di Bandara Malikussaleh -- sekitar 30 kilometer arah barat – Lhokseumawe, Aceh, Kamis (20/12) pukul 09.45 Wib. Pesawat bernomor A-1329 yang diterbangkan oleh pilot Kapten (Pnb) Rida Hermawan ini berpenumpang 90 orang.
Tujuh puluh orang diantaranya adalah perwira TNI, 12 awak pesawat dan 13 orang keluarga prajurit yang bertugas di Aceh.

Penyebab terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan pesawat tergelincir dan kemudian terlempar ke luar pagar bandara serta berakhir dengan terjadinya ledakan, menurut informasi yang berhasil dihimpun dari pihak TNI disebutkan sepenuhnya akibat human error. Komandan Satuan Tugas Penerangan Komando Pelaksana Operasi TNI, Mayor (Inf) Zaenal Muttaqin kepada sejumlah wartawan yang melihat langsung ke lokasi membantah keras dugaan adanya penyerangan yang dilakukan pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari sekitar bandara ke arah pesawat hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan."Tidak ada penembakan, itu murni kecelakaan," katanya.

Menurutnya, pesawat terlambat melakukan pendaratan (over short landing) pada landasan yang hanya tersisa sekitar 500 meter. Kondisi itu memaksa pilot melakukan pengereman keras begitu roda pesawat menyentuh landasan. Pesawat kemudian terseret hingga akhirnya menabrak pagar bandara dan jatuh ke jurang sedalam 15 meter yang terleletak persis di sisi pagar bandara.

Seluruh penumpang dan awak pesawat berhasil keluar baik ketika pesawat masih bergerak maupun setelah terhenti. Pesawat yang terbang dari Halim Perdana Kusuma Jakarta itu meledak dan terbakar sekitar 15 menit setelah terjatuh dalam jurang.

Menurut Kapten Agus, penumpang yang paling akhir yang turun dari pesawat Hercules yang naas itu, seluruh orang yang ada di pesawat sudah merasakan ada sesuatu yang aneh saat pesawat hendak mendarat. Karena itu, beberapa perwira di dalamnya langsung mendobrak pintu darurat untuk menyelamatkan diri. Beberapa diantaranya langsung meloncat ketika pesawat masih bergerak. Hal ini mengakibatkan dua penumpang patah kaki yang cukup serius serta beberapa lainnya luka-luka. Hingga berita ini dilaporkan, seluruh penumpang yang cedera masih dirawat di Rumah Sakit TNI-AD di Lhokseumawe. (Zainal Bakri)