indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Anggota Brimob Berkelahi dengan Marinir di Diskotek


TEMPO Interaktif, Jakarta:Perkelahian antara anggota korps marinir dan Brimob Polda Metro Jaya terjadi di Diskotek New Star, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangerang, Minggu (29/6), sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam perkelahian itu, dua anggota marinir terluka. Mereka adalah Praka Dedi Wijayanto kena tembak di kaki, sedangkan Praka Toni Indra menderita luka tusuk di perut bagian kiri.

Kepala Polsek Metro Ciputat Ajun Komisaris Polisi Sukarno menyatakan, perkelahian itu terjadi akibat kesalahpahaman. Tetapi, katanya, kasus itu akan diselesaikan melalui korpsnya masing-masing. "Kasusnya sudah saya laporkan ke Polda. Tetapi kami belum tahu siapa yang menusuk. Sementara itu, korban saat ini dirawat di RS KKO, Cilandak," kata Sukarno saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Senin (30/6).

Menurut informasi dari lokasi kejadian, sebelum tawuran itu, pada Jumat (27/6) sejumlah anggota marinir datang ke diskotek itu di Ciputat. Pada saat yang sama sejumlah anggota Brimob juga berada di sana. Tak begitu jelas pemicunya, tiba-tiba warga setempat melihat kedua kelompok tersebut cekcok. Namun, malam itu keributan tak sampai pada adu fisik.

Minggu dinihari, dua kelompok aparat ini bersua lagi di tempat yang sama dan terjadilah perkelahian. Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Abdur Rachman membenarkan kejadian itu. Karena yang terlibat dua kesatuan, kasusnya ditangani Polda dan marinir. "Padahal, saya berharap di ulang tahun Polri yang ke-57 ini, polisi dapat bertindak lebih arif dan profesional," katanya.

Kepala Dispen Marinir Letnan Kolonel Ketut Suwaryo mengakui pihaknya baru menerima informasi itu pada siang hari. Dia menyatakan sudah melacak nama Praka Toni Indra dan Pra Dedi Wijayanto di kesatuan marinir. "Tak terdaftar. Tidak ada nama itu, saya sudah cek di kesatuan marinir, tetapi tak ada korban yang dimaksud anggota marinir," ujarnya. (Eni Saeni/Poernomo G Ridho Tempo News Room)

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
1
0
Sy kecewa Marinir kalah.. Mmarinir dididik buat bunuh org,klo brimob sebagai pengaman sipil aja. Tp koq malah keok tuh marinir. Gmna mau jd garis depan saat perang?? Klo gitu lebih baik brimob aja yg dditurunkan
0
0
wkt keributan g da yg luka tembak malahan anggota resmob polda metro nolongin marinir yg berkelahi ma brimob dgn tembakan peringatan saat dua anggota marinir yg di tinggl kabur temannya sdng dihajar brimob.saat tu anggota polda g tau yg brkelahi brimob vs marinir
0
0
wkt keributan g da yg luka tembak malahan anggota resmob polda metro nolongin marinir yg berkelahi ma brimob dgn tembakan peringatan saat dua anggota marinir yg di tinggl kabur temannya sdng dihajar brimob.saat tu anggota polda g tau yg brkelahi brimob vs marinir
0
0
Huft,sma\" anggota kog brkelahi mencemarkan nma baik korps kalian saja.
Wajib Baca!
X