Indomaret Hanya Jual Rokok Bagi Pembeli di Atas 18 Tahun
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kini, jaringan retail Indomaret haya menjual rokok untuk konsumen yang berusia di atas 18 tahun.
Bekerja sama dengan produsen rokok Marlboro, PT Philip Morris Indonesia, program “Pencegahan Remaja Merokok” dicanangkan. “Peretail memegang peranan penting dalam mencegah remaja merokok. Semua ini adalah untuk mencapai Indonesia Sehat,” kata Direktur Operasional PT Indomarco Prismatama Laurensius Tirta Widjaja di Wisma Indocement, Jakarta, Kamis (28/8).
Program tersebut, katanya, dilaksanakan secara serentak di 747 gerai Indomaret di seluruh Indonesia. “Mulai hari ini kami tidak menjual produk tembakau kepada remaja di bawah usia 18 tahun dan pelajar yang mengenakan seragam sekolah,” katanya.
Laurensius menjelaskan, Indomaret akan meneliti dengan seksama para pembeli di bawah umur. “Mereka yang kelihatan di bawah umur diminta memperlihatkan KTP.” Para remaja itu juga tidak dilayani, meski mengaku disuruh oleh orang tuanya atau siapa pun.
Untuk menyebarkan program ini, katanya, semua gerai Indomaret akan memasang materi program berupa poster. “Dan pada hari-hari tertentu, karyawan toko mengenakan rompi dan pin bertuliskan 18+.”
Selain itu, katanya, seluruh karyawan toko, manajer, dan penyelia juga diberi pelatihan untuk memperlancar jalannya program yang dicanangkan. “Kami berharap semua pihak turut membantu program ini.”
putri alfarini – Tempo News Room
Komentar (0)
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- PKS: Rotasi Anggota di DPR Bukan untuk Serang KPK
- Wanita Ini Gugat McDonald's karena Suaranya Hilang
- Sebanyak 8.250 Siswa SMA Tak Lulus Ujian Nasional
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- DPR Tunda Keputusan Soal Kurikulum 2013
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang
- Pemerintah Akan Kurangi Pekerja Anak
Berita Utama Bisnis
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu













