Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pengikut Mangapin Tolak Kembali ke Maluku

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Bandung:Pendeta Maitimu, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Kristen Kanwil Departemen Agama Maluku, gagal membujuk 32 pengikut Pendeta Mangapin Sibuea asal Maluku untuk kembali ke tempat asalnya. Ke-32 orang tersebut tetap meyakini ajaran Mangapin dan memilih tinggal di Griya Krida Sekesalam, Bandung. Padahal, jika mereka bersedia kembali, sebagai utusan Gubernur Maluku, Maitimu siap menanggung semua ongkos transportasi ke tempat masing-masing. Ketua Forum Komunikasi Kristen Indonesia Jawa Barat Simon Timorason mengungkapkan hal itu saat dihubungi Tempo News Room. Maitimu sendiri datang ke Sekesalam, pada Kamis (18/12). "Ke-32 orang asal Maluku itu mengaku masih mendengar suara-suara Tuhan," kata Simon.Dengan adanya penolakan itu, tercatat masih ada 74 orang pengikut Mangapin yang tinggal di Sekesalam. Mereka berasal dari Kupang, Maluku, dan Medan. Cuma, menurut Simon, dari jumlah itu sudah ada 48 orang yang menyatakan sanggup untuk meninggalkan Sekesalam. Ada 18 orang akan bekerja ke Kalimantan Tengah, 12 orang lagi bekerja ke Tanjungkarang, Lampung, 6 orang mau bekerja ke Bali, dan 12 orang lagi akan diambil keluarganya. Sisanya, tetap di Sekesalam hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Menyikapi hal itu, Simon mengaku pusing, terutama terkait dengan tak adanya dana yang memadai. Jika ongkos pemulangan per orang sejuta rupiah, paling tidak FKKI harus mengantongi Rp 74 juta. Belum lagi untuk sewa gedung, biaya makan sehari-hari, dan sebagainya. Dalam hitungan Simon, dalam sehari setiap orang membutuhkan biaya makan sekitar Rp 15 ribu. Itu berarti dalam sehari mereka harus menyediakan dana sekitar Rp 1,1 juta. Ini merepotkan kita, katanya.Sebelumnya, Simon sempat menyebut bahwa 15 Desember 2003 merupakan batas akhir pengikut Mangapin berada di Sekesalam. Tapi, faktanya, batas akhir itu tidak bisa dipenuhi karena masih banyak jemaat yang bertahan sehingga pengeluaran FKKI membengkak. Untuk mencari dana, mereka sudah menghubungi Pemda Jabar, juga pemerintah daerah asal para jemaat Mangapin, tapi belum menuai hasil. Bahkan, PGI Jawa Barat juga sudah membuat surat edaran ke gereja-gereja, tapi hasilnya masih nihil.Terkait penanganan pengikut Mangapin yang ada di Sekesalam, Simon menyatakan pihaknya telah menghentikan pembinaan dan konseling. Meski begitu, pemeriksaan medis dan psikiatris masih terus dilakukan agar perkembangan kesehatan fisik dan kejiwaan mereka tetap terpantau. Menurut pengamatan Tempo News Room, pengikut setia Mangapin tak hanya mereka yang tinggal di Sekesalam. Belasan pengikutnya juga terlihat setia mengikuti persidangan Mangapin di PN Bale Bandung. Bahkan, sebelum sidang, terkadang adegan peluk cium antara Mangapin dan pengikutnya terjadi. Dwi Wiyana - Tempo News Room
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Demi Konten, Turis di Cina Mempertaruhkan Nyawanya Bergelantungan di Tebing

1 detik lalu

Paiya Mountain, Cina (dpxq.gov.cn)
Demi Konten, Turis di Cina Mempertaruhkan Nyawanya Bergelantungan di Tebing

Warganet menyayangkan sikap turis di Cina tersebut karena tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pihak lain.


Petani Desa Pakel Banyuwangi Dilaporkan Balik oleh Satpam PT Bumisari atas Dugaan Pengeroyokan

2 menit lalu

Peserta aksi mogok makan menuntut pembebasan tiga petani pakel yang ditangkap secara paksa, aksi ini berlangsung di depan Kementerian Agraria dan tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional, Jakarta Selatan, Senin, 20 Februari 2023. Mulai pukul 10:30, massa mulai aktif membentangkan poster tuntutan sampai memajang surat pernyataan dari beberapa elemen yang terlibat. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI.
Petani Desa Pakel Banyuwangi Dilaporkan Balik oleh Satpam PT Bumisari atas Dugaan Pengeroyokan

Konflik Agraria antara petani Desa Pakel Banyuwangi dan PT Bumisari makin berlarut-larut.


Persikabo 1973 Terdegradasi dari Liga 1, Djadjang Nurdjaman: Kalah Mental Biang Keterpurukan

4 menit lalu

Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman. | Tim Media Persikabo
Persikabo 1973 Terdegradasi dari Liga 1, Djadjang Nurdjaman: Kalah Mental Biang Keterpurukan

Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman atau yang akrab disapa Djanur, menilai kalah mental menjadi faktor utama keterpurukan tim asuhannya.


Long Weekend, Jasamarga Catat Peningkatan Volume Lalu Lintas di Jabotabek dan Jawa Barat

8 menit lalu

Pengendara mobil tengah memasukki gerbang tol otomatis dikawasan Cengkareng, Jakarta, 14 Mei 2017. Sistem transaksi nontunai bisa diterapkan di semua gerbang tol pada Oktober nanti. Tempo/Tony Hartawan
Long Weekend, Jasamarga Catat Peningkatan Volume Lalu Lintas di Jabotabek dan Jawa Barat

Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mencatat peningkatan volume peningkatan volume lalu lintas di sekitar Tol Jabotabek dan Jawa Barat pada 28 Maret 2024.


Sengketa Pilpres 2024, Tim Hukum Anies-Muhaimin Paparkan Kampanye Terselubung Jokowi

11 menit lalu

Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan pangan atau bansos beras kepada masyarakat penerima manfaat di Kompleks Pergudangan Bulog Kampung Melayu, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu, 20 Maret 2024. Foto Sekretariat Presiden
Sengketa Pilpres 2024, Tim Hukum Anies-Muhaimin Paparkan Kampanye Terselubung Jokowi

BW menduga Jokowi melakukan praktik kampanye terselubung dan sekaligus menggerakkan berbagai sumber daya dipemerintahan sebagai modus operasi.


Bamsoet Tegaskan Pentingnya 'Kepemimpinan Berkelanjutan' dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

24 menit lalu

Bamsoet Tegaskan Pentingnya 'Kepemimpinan Berkelanjutan' dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Bambang Soesatyo menuturkan gagasan Indonesia Emas 2045 adalah sebuah visi ideal dan cita-cita luhur yang tidak mungkin bisa digapai secara instan.


Survei Meta Ungkap Pengguna Medsos Usia Muda di Indonesia Berani dan Aktif

28 menit lalu

WhatsApp mengumumkan peluncuran Avatar (Meta)
Survei Meta Ungkap Pengguna Medsos Usia Muda di Indonesia Berani dan Aktif

Sebanyak 87 persen responden dalam survei Meta menyatakan bahwa media sosial adalah platform efektif untuk sampaikan pesan dan mendorong perubahan.


Pastikan Keamanan Warga Arus Mudik, Polri Susun Skema Operasi Ketupat 2024

29 menit lalu

Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi Ketupat 2024 Tingkat Menteri di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin 25 Maret 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Pastikan Keamanan Warga Arus Mudik, Polri Susun Skema Operasi Ketupat 2024

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan, operasi ketupat akan berlangsung kurang lebih selama 13 hari, dimulai sejak 4 April hingga 16 April 2024.


Korban TPPO Ferienjob UNJ: Mahasiswa Dilarang Beli Tiket Sendiri

35 menit lalu

Kampus UNJ.  Foto : UNJ
Korban TPPO Ferienjob UNJ: Mahasiswa Dilarang Beli Tiket Sendiri

Muchlis korban TPPO Ferienjob mahasiswa di UNJ. Dia pinjam duit orang tua untuk ke Jerman. Ada perintah beli tiket harga mahal di travel Purnama.


Pertamax Palsu Bikinan SPBU Nakal, Ini Tips Cek Kualitas dan Kemurnian BBM

58 menit lalu

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri) dan Dirtipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Nunung Syaifuddin (kanan) memperlihatkan barang bukti BBM pertamax yang asli dan palsu (dioplos) di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2024. Foto: ANTARA/Laily Rahmawaty
Pertamax Palsu Bikinan SPBU Nakal, Ini Tips Cek Kualitas dan Kemurnian BBM

Polisi mengungkap kasus pemalsuan bahan bakar minyak atau BBM jenis Pertamax di Tangerang, Jakarta Barat dan Kota Depok