indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kementerian Koperasi Bantu Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah


TEMPO Interaktif, Bandung: Pada 2003/2004, Kementerian Negara Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah siap menalangi separo biaya pembuatan sertipikat tanah bagi 41.600 pengusaha kecil menengah. Jika selama ini, biaya per sertifikat mencapai Rp 350 ribu, maka bantuan dana yang diberikan adalah Rp 175 ribu per orang. Dengan hitungan sederhana, maka total bantuan yang dikucurkan mencapai sekitar Rp 7,3 miliar.

"Dana tidak banyak, tapi ada dan sudah siap (dikucurkan)," kata Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Ali Marwan Hanan, di Bandung, Senin (29/12) siang. Saat itu, ia hadir dalam "Pendukungan dan Peresmian Bazaar Warung Koperasi dan UKM 2003" di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa
Barat. Selain kepala dinas, Remi Tjahari, terlihat juga Wakil Gubernur Jawa Barat, Nu'man A. Hakim.

Untuk mengurus pembuatan sertifikat itu, sebanyak 40 kantor badan pertanahan di berbagai daerah telah siap melayani. Untuk itu, bagi pengusaha kecil menengah yang berminat diharap segera menghubungi kantor-kantor tersebut sehingga dapat melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan. "Apalah artinya memberikan uang Rp 175 ribu pada seseorang yang akan berusaha, dan itu menyangkut harkat dirinya. Sebab, barangkali, tanah itu merupakan satu-satunya harta yang kepemilikannya nanti bisa ditunjukkan dengan adanya surat tanah," kata Ali Marwan

Awalnya, tekad untuk membantu pembuatan sertifikat tersebut sempat ditanyakan sejumlah kalangan. Sebab, sepintas tak ada hubungan yang jelas antara bidang gerak yang digelutinya dengan urusan sertifikat tersebut. Tapi,
setelah ditelusuri, ternyata, salah satu kesulitan yang dialami para pengusaha kecil menengah ketika mau melakukan transaksi dengan dunia perbankan adalah masalah bukti kepemilikan tanah sebagai jaminan kolateral.

Jika mereka hanya punya girik dan ditawarkan ke bank, lanjut Menteri, tidak semua bank mau mengabulkan. Bahkan, kalaupun ada bank yang mau menerima, nilai tanah tersebut tidak akan tinggi. Hal itu sangat berbeda jika
kepemilikan tanah dibuktikan dengan sertipikat. Dengan pertimbangan dan temuan di lapangan itulah, kata Ali Marwan, "Saya berkepentingan untuk membantu masalah pembuatan sertipikat ini."

Di Jawa Barat sendiri, tercatat ada 300 pengusaha kecil menengah yang mendapat bantuan sertifikat tanah tersebut. Bantuan itu diserahkan secara simbolik oleh Menteri bersamaan dengan pemberian bantuan dukungan bagi koperasi dan usaha kecil menengah.

Menurut Kepala Dinas Koperasi Jawa Barat, Remi Tjahari, total dana yang bersumber dari kementerian
koperasi senilai Rp 46,9 miliar. Selain untuk pembuatan sertifikat tanah, bantuan juga diberikan dalam bentuk dana bergulir, sarana pengembangan prosesing biji besi, 750 ekor bibit sapi perah, dan sebagainya. Dalam kesempatan yang sama, dinas yang dikelola Remi menyerahkan bantuan sebesar Rp 7,2 miliar.

Dwi Wiyana - Tempo News Room

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X