Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Amien Rais Pesimis Korupsi Bisa Diberantas

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua MPR Amien Rais mengaku pesimis persoalan korupsi bisa diatasi. Pasalnya, korupsi di Indonesia telah membudaya dan melembaga, bahkan telah menjadi bagian dari pandangan hidup. Kondisi ini diperparah belum adanya political will dari pemimpin bangsa untuk memberantas korupsi. "Hampir mustahil bisa mengatasi korupsi," kata Amien ketika membuka diskusi "Pemilu 2004, Akankah Menghasilkan Penyelenggaraan Negara yang Bebas Korupsi", di ruang Komisi IV Gedung MPR/DPR Jakarta, Kamis (12/2) siang.Dalam pandangan Amien, meski Indonesia berada dalam peringkat enam dunia dan nomor tiga di Asia dalam persoalan korupsi, tapi masyarakat tidak boleh putus asa dalam mengatasi korupsi itu. Dia mengakui, korupsi memang bisa diatur dan dinegosiasikan, sekalipun sudah diperiksa Kejaksaan, polisi sampai Mahkamah Agung. "Ada satu pihak yang tidak bisa diajak petak umpet soal korupsi ini, yaitu pengawasan Tuhan," ujarnya tegas.Korupsi, menurut Amien, terdiri dari empat jenis. Masing-masing korupsi nepotistik dan kolutif, korupsi manipulatif, korupsi eksportif, dan korupsi supersif. Korupsi nepotistik dan kolutif biasa disebut KKN sudah mendarah daging dalam mental masyarakat Indonesia. Pengertian dari korupsi manipulatif adalah terjadinya manipulasi peraturan pemerintah, undang-undang, keputusan presiden, instruksi presiden, yang dilakukan bukan untuk kepentingan bersama tapi untuk kepentingan kelompok tertentu dalam jangka pendek. Sedangkan korupsi eksportif adalah korupsi yang mengeras, yaitu adanya otoritas yang kuat untuk memeras BUMN dan pengusaha serta memojokkan BUMN disertai ancaman agar membayar upeti. Terakhir, korupsi supersif merupakan korupsi yang paling berat tingkatannya. Korupsi ini bisa menenggelamkan bangsa secara perlahan tapi pasti. Contohnya, masalah illegal logging dan pencurian pasir. Istiqomatul Hayati - Tempo News Room
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Terpopuler Bisnis: Jalan Tol Palembang - Betung Ditarget Rampung 2025, Rupiah Makin Keok

29 detik lalu

Pergerakan Rupiah terhadap Dolar AS 6-15 April 2024. (Google.com)
Terpopuler Bisnis: Jalan Tol Palembang - Betung Ditarget Rampung 2025, Rupiah Makin Keok

Kementerian PUPR menargetkan Jalan Tol Palembang - Betung selesai pada 2025. Untuk itu butuh tambahan tim percepatan.


Danau Como Dilanda Overtourism, Tarif Khusus untuk Pengunjung Harian sedang Dipertimbangkan

29 detik lalu

Danau Como, Italia. Unsplash.com/Lewis J Goetz
Danau Como Dilanda Overtourism, Tarif Khusus untuk Pengunjung Harian sedang Dipertimbangkan

Pemerintah sekitar Danau Como berencana meniru Venesia, yang menerapkan biaya khusus untuk pengunjung harian


Tips Optimalkan Space untuk Rumah Minimalis

29 detik lalu

Rumah gaya minimalis sekarang memang cukup populer dan banyak disukai kaum muda. Berikut ini ciri rumah minimalis dan keunggulannya. Foto: Canva
Tips Optimalkan Space untuk Rumah Minimalis

Kamu juga ingin punya hunian berkonsep minimalis? Simak beberapa tips untuk mengoptimalkan space rumah minimalis menjadi hunian impian.


Tips Kontrol Diabetes untuk Hindari Gangguan Penglihatan

29 detik lalu

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Tips Kontrol Diabetes untuk Hindari Gangguan Penglihatan

Spesialis mata membagi tips mengontrol diabetes demi menghindari gangguan penglihatan dengan cara paling utama dan sederhana.


Top 3 Dunia: Rudal Israel Diklaim Serang Iran hingga Perbandingan Kekuatan Senjata

29 detik lalu

Seorang pengunjuk rasa memegang bendera Palestina saat berkumpul untuk mendukung Yaman di depan kedutaan Inggris di Teheran, Iran, 12 Januari 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Top 3 Dunia: Rudal Israel Diklaim Serang Iran hingga Perbandingan Kekuatan Senjata

Top 3 dunia adalah rudal Israel diklaim menyerang Iran, cerita AS bantu Iran kembangkan nuklir hingga perbandingan senjata Iran dan Israel.


Timnas Jerman Perpanjang Kontrak Julian Nagelsmann hingga 2026, Berimplikasi ke Liverpool dan Bayern Munchen

15 menit lalu

Julian Nagelsmann.  REUTERS/Thilo Schmuelgen
Timnas Jerman Perpanjang Kontrak Julian Nagelsmann hingga 2026, Berimplikasi ke Liverpool dan Bayern Munchen

Timnas Jerman resmi memperpanjang kontrak pelatih Julian Nagelsmann sampai 2026. Ada dua implikasi penting.


Klasemen Grup B Piala Asia U-23 2024: Jepang dan Korea Selatan Lolos ke Perempat Final

35 menit lalu

Pemain Timnas Jepang U-23, Sota Kawasaki. (the-afc.com)
Klasemen Grup B Piala Asia U-23 2024: Jepang dan Korea Selatan Lolos ke Perempat Final

Timnas Jepang U-23 dan Timnas Korea Selatan U-23 memastikan diri lolos ke perempat final Piala Asia U-23 2024 .


Pola Makan yang Perlu Diperhatikan Pasien Parkinson

2 jam lalu

Ilustrasi makanan sehat. (Canva)
Pola Makan yang Perlu Diperhatikan Pasien Parkinson

Sejumlah hal perlu diperhatikan dalam pola makan penderita Parkinson, seperti pembuatan rencana makan. Berikut yang perlu dilakukan.


5 Tips Padu Padan Pakaian dengan Sepatu Kets

4 jam lalu

Padu Padan Pakaian dengan Sepatu Kets/Pexels-Antara
5 Tips Padu Padan Pakaian dengan Sepatu Kets

Ini beberapa tips fashion yang bisa dikombinasikan dengan sepatu kets yang membuat Anda terlihat berbeda.


Hati-hati, Asap Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru hingga 20 Kali Lipat

5 jam lalu

ILustrasi larangan merokok. REUTERS/Eric Gaillard
Hati-hati, Asap Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru hingga 20 Kali Lipat

Hati-hati, asap rokok dapat meningkatkan 20 kali risiko utama kanker paru, baik pada perokok aktif maupun pasif. Simak saran pakar.