Allianz Life Jajaki Asuransi Syariah
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan jasa asuransi Allianz Life saat ini sedang menjajaki kemungkinan merambah pasar asuransi syariah. Hal ini disampaikan Direktur Alianz Life Indonesia Handojo G. Kusuma di dalam laporan kinerja Allianz Life Indonesia 2003 di Hotel Regent, Jakarta, Kamis (25/3).
"Kita sedang menjajaki kemungkinan ke arah itu karena kita melihat potensial pasar dari demand cukup besar. Beberapa orang malah mengatakan besar sekali," kata Handojo. Namun demikian pihaknya tidak akan begitu saja masuk ke dalam bisnis syariah ini. "Kita mau masuk dengan pasti setelah terlebih dahulu melihat apa betul pasar ada disana," ujarnya. Hal ini disebabkan, lanjut dia, banyak orang yang sudah terjun tetapi tidak mendapatkan seperti apa yang diharapkan.
Oleh karena itu, kata Handojo, penjajakan tadi mutlak dilakukan. "Kami menyadari bahwa asuransi syariah sebagai pasar baru yang menjanjikan di Indonesia. Dan kami saat ini masih dalam taraf menjajaki bisnis tersebut," katanya.
Untuk hal itu, Handojo mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan pembenahan secara internal disamping persiapan infrastrukturnya. "Kita juga sudah berbincang-bincang dengan Departemen Keuangan untuk mengelola dana syariah dan bagaimana memperkenalkan produk-produk syariah itu ke pasar," kata Handojo.
Muhamad Nafi - Tempo News Room
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Ini Lima Fokus Agus Marto sebagai Gubernur BI
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar













