500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 500 karyawan PT Prudential Life Assurance berunjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka memprotes keputusan majelis hakim yang mempailitkan perusahan asuransi tersebut.
Dalam orasinya, mereka meminta agar pengadilan mengganti kurator yang telah ditetapkan majelis hakim. Melalui keputusan majelis hakim 23 April lalu, Ketua Majelis Hakim Putu Supadmi telah menunjuk Yuhelson sebagai kurator untuk memproses perkara pailit tersebut.
Belum diketahui secara pasti permintaan penggantian kurator tersebut karena koordinator aksi Mariawati Santoso enggan berkomentar. "Saya belum mau diwawancara," katanya.
Selain memprotes penunjukan kurator tersebut, massa yang mengenakan ikat kepada berwarna merah dan orange meminta agar nasabah Prudential tetap dilindungi. Selain itu mereka menilai keputusan pengadilan niaga yang mempailitkan Prudential dinilai buruk bagi kondisi ekonomi Indonesia.
Massa datang dengan membawa poster sekitar pukul 14.00 WIB. Poster-poster yang berbunyi ‘lindungi nasabah kami’, ‘Prudential pailit buruk buat Indonesia’, dan ‘ganti kurator’ diacungkan tinggi-tinggi di depan PN Jakarta Pusat. Sambil bernyanyi mereka menunggu keputusan delegasi mereka yang saat ini ditemui oleh ketua Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Mariawati Santoso mengatakan aksi unjuk rasa ini mewakili 8 ribu agen Prudential, 5 ribu karyawan dan ribuan nasabah Prudential. Aksi unjuk rasa ini berasal dari putusan pengadilan niaga yang dipimpin Putu Supadmi pada 23 April lalu. Majelis hakim mengabulkan gugatan pailit yang diajikan Lee Boon Siong, konsultan Prudential berwarga negara Malaysia.
Majelis hakim memvonis pailit karena menggangap perusahaan itu dianggap tidak membayarkan hutang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih senilai Rp 1,43 miliar. Selain kepada Lee perusahaan asuransi yang berbasis di London itu dianggap tidak membayarkan kewajibannya kepada Hartono Hojana senilai Rp 347 juta dan Budiman sebesar Rp 21 juta.
Edy Can – Tempo News Room
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Mobil-mobil Keren di Film `Fast & Furious`
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor
- Karena Cantik, Wanita ini Tidak Bisa Bekerja
- Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
- Jokowi: Siapa Saya, Kok Dibikinin Film?
- Dugaan Korupsi Rp 700 Miliar, Menteri Nuh: Saya Pelajari
Berita Utama Metro
- Jaksa Terima Suap, Kejari Depok: Sesuai Prosedur
- Layani KJS, RS Puri Medika Malah Rugi 30 Persen
- Empat Bangunan Usaha Dibongkar
- Lagi, Kampung Pulo Terendam Banjir 2 Meter
- Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jatinegara
- Pendaki Asal Depok Meninggal di Puncak Arjuna
- Warga Ingin Terlibat Normalisasi Waduk Pluit













