IDI Siap Hadapi Tuntutan Gus Dur
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Farid Anfasal Moeloek, menyatakan pihaknya siap menghadapi tuntutan Gus Dur. Menurut Farid, setiap orang di negara demokrasi berhak untuk memperoleh keadilan.
"Negara kita demokrasi, silahkan saja siapapun yang ingin meminta keadilan hingga ke langit ketujuh sekalipun. Asalkan, masih dalam koridor hukum yang masih berlaku," kata Farid pada wartawan seusai melakukan dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Selasa (25/5) siang.
Farid menegaskan, dari segi kedokteran bisa saja Gus Dur diperiksa ulang. Namun untuk pemeriksaan ini, berdasarkan undang-undang yang berlaku hasilnya sudah bersifat final. "Pemeriksaan ini sama sekali tidak untuk mendiskriminasikan orang cacat. Yang kita lakukan adalah untuk mengetahui adanya disabilitas yang berbeda sama sekali dengan kecacatan," katanya.
Saat ditanya, mengenai disabilitas yang dimiliki Gus Dur sehingga gagal menjadi calon presiden, Farid menolak untuk menjelaskan. "Saya tidak akan mempolemikan isi informasi medis yang kami punya mengenai Gus Dur. Karena kami tidak berhak menginformasikannya kepada publik," ujarnya.
Kecuali apabila pada tahun 2009, undang-undang telah diperbaiki sehingga informasi mengenai kesehatan jiwa dan fisik calon presiden dan calon wakil presiden dapat dipublikasikan pada umum maka saat itu IDI dapat mengungkapkannya pada masyarakat. "Namun selama aturan itu belum diubah, kami tidak berhak untuk mempublikasikannya," tegasnya. Farid menambahkan, apabila pihaknya memenangkan gugatan dari Gus Dur, mereka tidak akan menggungat balik sepeserpun. "Ini ketulusan IDI sebagai organisasi profesi dengan tanggung jawab keprofesiannya," katanya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan, Ahmad Sujudi, yang ditemui di tempat yang sama menyatakan dirinya belum mengetahui mengenai gugatan Gus Dur terhadap Departemen Kesehatan. "Saya belum tahu akan bersikap seperti apa," kata Sujudi saat ditanya mengenai sikap Departemen Kesehatan terhadap tuntutan Gus Dur.
Sita Planasari – Tempo News Room