Aksi Mogok Makan di Komnas HAM Berakhir


TEMPO Interaktif, Jakarta: Aksi mogok makan yang berlangsung sejak Jumat (25/6) di halaman kantor Komnas HAM hari ini berakhir. Dari 36 orang peserta awal, yang bertahan hingga Senin (28/6) hanya 28 orang. Setelah membubarkan diri dari Komnas HAM, peserta aksi yang dikoordinir Barisan Oposisi Bersatu (BOB) tersebut melanjutkan aksinya ke KPU.

Ketujuh orang yang menghentikan mogok makannya pada hari kedua (26/6), antara lain Heri, Oleh, Rudin, Andri, Dita dari PRD (Partai Rakyat Demokratik), Ilman dari LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), dan Bahtiar dari LPRM (Laskar Pemuda Rakyat Miskin). Seorang lagi Jay, pulang Minggu (27/6) dan langsung masuk rumah sakit. Menurut Yusuf Lakaseng, ketua umum PRD, Jay hingga kini masih dirawat di rumah sakit Sawangan.

Para peserta mogok makan tersebut baru makan pada pukul 10.00 WIB. Mereka menyantap bubur kacang hijau dan roti tawar sebagai makanan pertamanya setelah tiga hari mogok makan. Pukul 10.30 WIB, tenda tempat menampung peserta mogok makan sudah selesai dibongkar. Peserta aksi lalu melanjutkan aksi di halaman Komnas HAM.

Pada pukul 11.00 WIB, para peserta aksi yang berjumlah 100 orang bergerak menuju KPU. Para peserta mogok makan dibawa dengan sebuah bus metro mini sedangkan peserta lainnya dengan berjalan kaki. "Ini bagian dari kampanye anti militerisme untuk mengembalikan memori publik, jangan percaya pada figur militer. Karena capres militer sudah pasti militeristik kalau mereka berkuasa," kata Yusuf.

Angelus Tito - Tempo News Room

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X