TNI AL Resmikan Tiga Kapal Perang


TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Bernard Kent Sondakh meresmikan tiga kapal perang, Jumat (6/8). Kapal perang baru itu adalah KRI Boa 807, KRI Welang 808 dan KRI Taliwangsa 870. Peresmian berlangsung di atas kapal perang Tanjung Dalpele di Perairan Teluk, Jakarta.

Ketiga kapal perang ini merupakan buatan dalam negeri yaitu hasil produksi Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (fasharkan) TNI AL Mentigi dan Manukwari. Ketiganya dilengkapi senjata jenis mitraliur 12,7 mm. Masing-masing kapal dikomandani oleh Kapten Laut (P) Agus Lukman, Komandan KRI Boa, Lettu Laut (P) Antonius Manulang, Komandan KRI Welang dan Kapten Laut (P) Slamet Nurdiharto, Komandan KRI Taliwangsa.

Upacara peresmian yang ditandai penaikan atribut khas suatu kapal perang, yaitu ular-ular perang, disertai dengan penyematan tanda jabatan komandan kepada amsing-masing kapten kapal itu. Dengan diresmikannya ketiga kapal itu menjadi kapal perang RI, kekuatan armada TNI AL bertambah, sehingga kemampuan TNI AL bertambah pula dalam menegakkan kedaulatan dan mengamankan laut nasional.

Ketiga kapal ini masuk dalam kategori kapal patroli cepat dan termasuk komando armada di kawasan barat dan timur Indonesia. Untuk KRI Boa dan KRI Welang, panjang masing-masing kapal 36 meter, didesain untuk tugas patroli keamanan laut di perairan pedalaman dan laut teritorial. Lebar kapal maksimum 7 meter, berbobot 90 ton. Mesin utama 3 X 1100 HP dengan kecepatan jelajah 28 knot. Kecepatan maksimum 33,8 knot, endurance lima hari serta diawaki 20 orang ABK. KRI Taliwangsa sendiri, memiliki panjang, lebar dan bobot yang hampir sama. Namun yang membedakan hanya mesin utama yang berukuran 3 X 1200 HP dengan kecepatan jelajah 17 knot. Kecepatan maksimum 30 knot.

Setelah peresmian kapal, diadakan acara demonstrasi komando pasukan katak. Menggunakan ketiga kapal itu, pasukan katak memperlihatkan kemampuan mereka, bagaimana mengatasi teror dan perompakan di tengah laut.

Sunariah ? Tempo News Room

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X