Meneg BUMN Diminta Segera Tunjuk Dirut Garuda


TEMPO Interaktif, Jakarta: Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) meminta Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Laksamana Sukardi untuk segera menunjuk Direktur Utama (Dirut) PT. Garuda Indonesia. "Jika ini dibiarkan berlarut-larut, sifat sinergi karyawan dan manajemen akan terganggu. Walau pengumuman pergantian direksi gagal sehingga menjadi dilema dan pertanyaan besar karyawan, prioritas utama karyawan tetap keselamatan penerbangan," kata Tarbiyanto, Sekretaris Jenderal Sekarga di Jakarta, Jumat (6/8).

Pembiaran sampai hasil pemilihan umum presiden September mendatang selesai, ini juga dikhawatirkan akan mengancam kewajiban pembayaran utang sebesar US$ 120 juta per tahun dan kesiapan menghadapi peak season seperti lebaran dan haji, serta open sky policy 2006. "Jika menunggu sampai September, bisa-bisa Garuda tidak bisa menerbangkan pesawat lagi dari Medan ke Jakarta seperti maskapai lainnya," kata Tarbiyanto.

Arie Sapari, Presiden APG juga memberi sinyal akan kekhawatiran adanya persaingan antar maskapai penerbangan dengan tawaran lowongan kerja untuk pilot dan teknisi Garuda. "Ini mengkhawatirkan, tapi kami tidak bisa mencegah," katanya.

Untuk itu, Tarbiyanto kembali menegaskan keinginan karyawan terhadap kejelasan pimpinan Garuda. Menurutnya, siapapun boleh menjadi direktur utama asalkan memenuhi kriteria yang ditentukan para karyawan, yaitu pimpinan yang mengerti industri penerbangan dan dapat diterima karyawan agar dapat bersinergi dan saling percaya untuk dapat keluar dari kemelut.

Badriah - Tempo News Room

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X