Akbar Tanjung Mengaku Mengetahui Yusuf Kalla Pinjam Dana Jamsostek


TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tanjung mengakui pernah mendengar calon wakil presiden Yusuf Kalla pernah mendapat bantuan dana dari Jamsostek senilai Rp 250 miliar untuk kegiatan usaha perusahaannya.

Namun Akbar mengakui tidak mengetahui apakah dana tersebut dikelola dengan baik apakah pengembaliannya dilakukan dengan baik atau apakah persyaratan-persyaratanya telah sesuai. "Saya tentu tidak begitu mengetahui masalah tersebut, tapi saya tahu memang perusahan beliau mendapatkan dana Jamsostek , kalau saya tidak keliru sebesar Rp 250 miliar," ujarnya.

Akbar sendiri mengaku tidak tahu apakah saat peminjaman dana tersebut pihak Yusuf kalla memberikan agunan atau tidak. "Untuk peminjaman dana seperti seharusnya ada penjamin," katanya.

Namun menurut dia yang tahu masalah tersebut tentu pihak Jamsostek sendiri, "Karenannya lebih baik di cek ke Jamsostek," katanya.

Menurut Akbar pihaknya hanya sebatas tahu Yusuf Kalla mendapatkan dana tersebut. Yusuf Kalla mendapatkan dana tersebut menurut dia saat yang bersangkutan menjabat sebagai Menko Kesra.

Ramidi - Tempo News Room

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
jk adalah tokoh yg sukses dari kawasan timur,yang bisa bertarung dengan lawan politiknya dengan prinsip \"sekali layar terpentang pantang surut mundur kebalakan\" tidak mungkinlah jk mau mempermalukan orang sulsel,komentar diatas hanyalah isu politik. ewako JK
0
0
para elit disana tengah berlomba,demokrasi itu \"kata\"yang slalu ia puja.bak pasar riuh propaganda tawarkan visi,misi meski basi mereka tak peduli.yang penting dapat kursi.derita air mata dari bencana jadi ajang tarik simpati,janji janji jani.mereka akan menagih janji,,,,,,,
0
0
nama saya: wiwik hadiyanto profesi: security alamat: satiga telp: 081329708709 saya anak dari keluarga Alm. Mulyono yang dulunya berprofesi sebagai pesuruh di kantor KPU SALATIGA. setelah bapak saya meninggal,,besar harapan saya, adik saya yang bisa meneruskan/ menggantikan, pekerjaan bapak kami di KPU salatiga, walupun cuma berprofesi sebagai pesuruh. tapi yang sangat saya sesalkan, penggantian tersebut dengan keputusan sepihak yang sekarang posisi tersebut telah diisi oleh orang lain. dimana hati nurani Ketua KPU yang mengetahui kondisi ekonomi keluarga kami.kami sungguh-sunggh sangat berharap dengan pekerjaan tersebut. demikian keluhan dari rakyak kecil seperti kami ini. mohon bisa menjadi perhatian yang mendalam. wassalam,,
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X