Yudhoyono Seleksi Kusmayanto Kadiman dan Sofyan Djalil
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rektor Institut Teknologi Bandung Dr. Kusmayanto Kadiman dan mantan Deputi Menteri BUMN Sofyan Djalil dipanggil presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya Cikeas, Bogor, Jumat (15/10) siang. Keduanya dipanggil secara terpisah untuk menjalani proses seleksi menteri yang akan duduk di kabinet 2004?2009. Sebelumnya, Yudhoyono memanggil Meuthia Hatta Swasono, dosen UI dan pejabat di Kementrian Pariwisata.
Kusmayanto datang sekitar pukul 14.40 WIB dan baru selesai diwawancarai pukul 15.45 WIB. Dalam pertemuan selama satu jam tersebut Kusmayanto menjelaskan, dirinya dimintai pendapat soal pendidikan nasional. Yudhoyono, katanya, melihat perkembangan dunia pendidikan nasional belum maksimal. "Bagaimana ke depan pendidikan nasional dapat mengalami peningkatan baik tingkat domestik dan regional," kata Kusmayanto.
Selain masalah pendidikan, Kusmayanto juga dimintai pendapatnya soal perkembangan riset dan teknologi di Indonesia. Karena Kusmayanto berlatar berlakang pendidikan teknologi informasi maka dirinya banyak menjelaskan bidang tersebut. "Jadi kalau saya tidak salah tangkap pos yang disediakan untuk saya adalah menteri pendidikan atau riset dan teknologi," katanya.
Sementara Sofyan Djalil, pejabat di kementrioan BUMN masa Abdurrahman Wahid, datang sekitar 45 menit setelah Kusmayanto. Sofyan sendiri enggan menjelaskan pos menteri apa yang disediakan. "Saya belum dapat memberi keterangan atas pemanggilan ini," katanya. Tetapi banyak berita beredar bahwa Sofyan adalah calon menteri BUMN yang diusulkan Jusuf Kalla. (Cahyo Djunaedi)





