Pelamar Pegawai Negeri Diwajibkan Beli Kartu Ucapan SBY-Kalla

TEMPO Interaktif, Banten: Ribuan pelamar calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Provinsi Banten mengeluhkan pelayanan PT Pos dan Giro setempat. Perusahaan jasa di bidang pengiriman ini mewajibkan setiap pelamar membeli kartu ucapan selamat atas dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. "Saya hanya membawa uang Rp 15.000, tapi setelah sampai di loket saya dimintai lagi Rp 4.500, katanya untuk membeli kartu pos ucapan selamat kepada SBY-JK. Ini kan mubazir," katanya, Jumat (22/10).

Padatnya pelamar yang menggunakan jasa Pos ini setelah beberapa daerah Kabupaten dan Kota di Banten membuka lowongan penerimaan CPNSD. Daerah-daerah yang membuka lowongan kerja baru tersebut masing- masing di Pemda Kabupaten Serang, Lebak dan Pemda Kota Cilegon.

Kepala Kantor Pos Serang, M Nasir ketika ditanya soal wajib beli kartu ucapan selamat itu membantah jika ada paksaan dari pihak Pos. Menurutnya, adanya kartu itu justru untuk membantu masyarakat yang akan mengucapkan selamat kepada yang bersangkutan. Sebab, tidak semua masyarakat bisa pergi ke Cikeas Bogor untuk menemui presiden SBY. Kartu ini bukan hanya ada di kantor Pos Serang tetapi seluruh Indonesia. "Tujuan kami ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengucapkan selamat. Kami pikir, PT Pos wajar melakukan hal itu, karena 80 persen pekerjaan perusahaan ini melayani masyarakat," kata Nasir.

Faidil Akbar - Tempo