Perlintasan KA Liar Segera Ditutup
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menjamurnya perlintasan Kereta Api (KA) liar di beberapa wilayah, menurut Kepala Seksi Sinyal Telekomunikasi dan Listrik PT KA Dadang Husman, sangat membahayakan. Bagi warga setempat, penggunaan kendaraan umum, maupun kereta itu sendiri.
Menurut Direktur Operasional PT KA Yuda Sitepu, terdapat 8 ribu perlintasan kereta api, yang resmi cuma 1.502. Pihak PT. KAI mengaku merasa kesulitan menertibkan perlintasan KA yang tidak resmi. "Kami susah untuk membendungnya karena itu yang buat juga masyarakat yang tinggal di sekitar situ," ujarnya. Namun, Yuda membantah jika, tidak memperhatikan keberadaan perlintasan KA yang liar itu. "Kami selalu memonitor setiap perlintasan KA yang ada. Tapi kami juga tidak mungkin memantau satu persatu karena banyak perlintasan yang tidak terdaftar," katanya.
Karena itu, PT.KAI bekerja sama dengan Departemen Perhubungan, Pemerintah DKI dan Kimpraswil PU berencana menutup perlintasan KA liar tersebut. "Ada beberapa wilayah yang sudah kami tentukan untuk ditutup,"katanya.
Suryani Ika Sari
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Ketika Secangkir Kopi Jadi Kontroversi
- Tempo Adakan Sidang Etik untuk Wahyu Muryadi
- Platini: Israel Juga Berhak Main Bola
- Seorang Pelajar di Bima Todong Polisi dengan Pistol
- Ini Cara Rumah Sakit Bisa Ambil Untung dari KJS
- Ini Penyebab Rumah Sakit Swasta Ributkan Soal KJS
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM



