Awak Bus Dalam Kota Siap Hadapi Penurunan Jumlah Penumpang

TEMPO Interaktif, Jakarta:Para awak bus dalam kota di Jakarta menyatakan siap menghadapi turunnya jumlah penumpang selama lebaran Idul Fitri. Aris, awak bus Metromini T42 jurusan Pulogadung-Klender, telah siap menghadapi kondisi pahit tersebut, mengingat sudah terbiasa dari tahun ke tahun.

?Biasanya hari ketiga setelah lebaran dan seterusanya jumlah penumpang berkurang,? ujar Aris kpada Tempo Senin (15/11) petang. Walau demikian, menjelang hari Lebaran hingga hari ini, penumpang jumlah penumpang lebih ramai dari biasanya. ?Lebih rame dibanding hari biasa,? kata Aris. Dia menjelaskan hal ini wajar-wajar saja, karena kebanyakan penumpang yang naik busnya ingin ke terminal bus Pulo Gadung.

Aris yang baru menjalani profesinya selama dua tahun ini menjelaskan, dirinya tidak ngoyo dalam mencari penumpang. Kalau penumpang makin sedikit, tidak jarang bus tidak dibawa sampai pool. Akhirnya penumpang harus dialihkan ke bus yang lain. ?Biasanya disebut dioper, dan penumpang akan ngomel-ngomel. Tapi mau bagaimana lagi?? katanya.

Kalau penumpang ramai, kata dia, uang yang bisa dibawa pulang bisa mencapai Rp 100 ribu. Seluruh uang itu kemudian Aris serahkan pada istrinya. ?Tapi kalau hari biasa biasanya Rp 50 ribu,? katanya menurutkan. Dia memperkirakan jumlah penumpang akan normal selepas tanggal 21 November mendatang. Pasalnya, menurut dia, tanggal 22 November para pelajar dan pekerja masuk sekolah.

R.R. Ariyani-Tempo