Indomobil Tahun 2005 Tambah Investasi Rp 1 triliun


TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Indomobil Sukses Internasional akan berinvestasi hingga Rp 1 triliun guna mengembangkan kapasitasnya pada 2005 mendatang. "Kalau untuk kapasitas paling tidak sampai Rp 1 triliun ada itu,” kata Presiden Direktur Indomobil Gunadi Sindhunata kepada Tempo di Jakarta, Jumat (17/12).

Menurut Gunadi dana sebesar itu akan digunakan pengembangan kapasitas produksi baik untuk mobil maupun kendaraan roda dua. Namun dia tidak menjelaskan menjelaskan berapa besar bagian investasi mobil maupun sepeda motor.

Gunadi beralasan pabrik-pabrik yang ada masih menjadi satu antara pembuatan mobil dengan sepeda motor. "Utilitas, kan, gabung, kenaikan power kan menjadi satu,“ katanya beralasan mengapa tidak menyebutkan pembagian investasi keduanya.

Diharapkan dengan investasi tersebut total produksi akan meningkat hingga 50 persen. Saat ini jumlah produksi monbil indomobil sudah mencapai 120 ribu unit. Sedang kendaraan roda duanya telah menembus angka 850 ribu unit.

Secara umum Gunadi mengatakan pasar otomotif sangat berkembang. Bukan hanya roda empat tapi juga roda dua. Saat ini total produksi mobil nasional telah mencapai 460 ribu unit. Sedangkan sepeda motor telah menembus angka 3,8 juta unit.

Perkembangan untuk tahun depan industri otomotif diperkirakan akan terus berkembang. Alasannya, karena pertumbuhan ekonomi makro paling tidak mencapai 4 persen. Ini didasarkan pada kondisi saat ini yang mengalami peningkatan pertumbuhan di angka tersebut. Pendapatan perkapita tetap terjaga diangka US$ 1000. Perbandingan aliran nilai tukar dolar dengan pasar. “Kalau posisi rupiah di Rp 9300 terus ini tidak terlalu bermasalah. Tapi jika terus naik baru jadi problem,”katanya.

Selain itu faktor lembaga keuangan juga turut membantu penyerapan pasar otomotif. Pemberian kredit untuk sektor konsumsi khususnya kredit kendaraan bermotor mendongkrak tingkat penjualan. “Untuk mobil diperkirakan bisa mencapai angka 520 ribu unit,”katanya.

Muchamad Nafi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X