“Kebutuhan Pembangunan di Aceh Rp 10 Triliun”
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pekerjaan Umum memperkirakan, kebutuhan pembangunan kembali Aceh pasca tsunami mencapai Rp 10 triliun selama lima tahun ke depan.
Departemen ini akan membuat beberapa proyek antara lain jalan dan jembatan, air bersih, sanitasi, dan irigasi.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, anggaran pembangunan diperkirakan masih akan meningkat terus seiring proses rehabilitasi di Aceh. Awalnya, pemerintah mengalokasikan Rp 6,2 triliun untuk proyek Departemen Pekerjaan Umum.
“Tapi setelah melihat kondisi, ternyata bisa mencapai Rp 10 triliun selama lima tahun, termasuk pembangunan rumah. Kami juga menemukan banyak jalan yang rusak setelah lumpur dibersihkan,” kata Djoko di Jakarta, sebelum menghadiri prasidang CGI di gedung Bank Indonesia.
Seperti diketahui, pemerintah membuat tiga tahapan untuk pembangunan kembali Aceh selama lima tahun.
Pertama, tahap darurat yang bertujuan menyelamatkan korban selama enam bulan ke depan. Kedua, tahap rehabilitasi yang bertujuan membanguan pelayanan minimal masyarakat selama enam bulan hingga dua tahun ke depan. Terakhir, tahap rekonstruksi yang bertujuan membangun sistem ekonomi transportasi, telekomunikasi, sosial, dan budaya, institusi, serta perumahan.
Yandi MR - Tempo
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York














